Xabi Alonso Bawa Spanyol ke Semi Final

Xabi Alonso menjadi pahlawan Spanyol dalam menundukkan pasukan Prancis. Dua golnya membuat ‘’La Furia Roja’’ semakin mendekatkan pada upaya mempertahankan gelar juara Piala Eropa, sekaligus memenuhi ambisi mengawinkan trofi Piala Eropa 2012 dengan Piala Dunia 2010. “La Furia Roja” meraih tiket semifinal setelah sukses membungkam Perancis pada laga perempat final di Stadion Donbass Arena, Minggu (24/6) dinihari WIB. Strategi striker palsu kembali dilakukan oleh Pelatih Vicente Del Bosque. Ia menempatkan Cesc Fabregas yang aslinya adalah gelandang serang menjadi target-man di lini depan Spanyol. Formasi 4-3-3 itu sudah terbukti manjur membuat “La Furia Roja” terhindar dari kekalahan melawan Italia di penyisihan grup. Di kubu Perancis justru merombak lini tengahnya. Dua gelandang –Samir Nasri dan Jeremy Menez– yang biasa bergantian menjadi pemain inti, justru dicadangkannya. Yann M’Vila diandalkan pelatih Prancis di lini tengah Perancis bersama Yohan Cabaye. Sementara Karim Benzema menjadi goal-getter tunggal dalam formasi 4-2-3-1 ala “Les Bleus” kali ini. Kedua tim langsung terlibat baku serang. Ancaman pertama dilepaskan Spanyol pada menit kesepuluh. Dari sektor kiri pertahanan Prancis, Alvaro Arbeola melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti Prancis. Dengan cepat, Hugo Lloris keluar dari sarangnya untuk menangkap bola. Spanyol yang memeragakan umpan-umpan pendek cepat terus menggempur pertahanan Perancis. Perjuangan Spanyol berujung manis setelah Xabi Alonso mencetak gol pada menit ke-19. Gol berlawal dari umpan Iniesta kepada Jordi Alba. Alba kemudian menggiring bola dan mengumpankan kepada Alonso yang berdiri bebas di dalam kotak penalti lawan. Tanpa kesulitan, Xabi menanduk bola dan Lloris gagal mengantisipasinya. Gol bermakna lebih karena Alonso mengemasnya dalam laga internasional ke-100-nya. Spanyol makin terlihat garang. Sebuah tembakan dari Iniesta nyaris berbuah gol seandainya tidak membentur Cabaye saat laga berjalan setengah jam. Di bawah tekanan lawan, Perancis sempat memiliki peluang emas mencetak gol balasan pada menit ke-32. Tendangan bebas Johan Cabaye nyaris merobek gawang Spanyol. Beruntung, Iker Casillas cermat menghalau bola. Jelang turun minum, Perancis terlihat lebih mendominasi. Namun, Spanyol berhasil menjaga keunggulan 1-0 sampai babak pertama berakhir. Perancis cukup tampil agresif pada awal babak kedua. Sebuah tandukan dari Debuchy memanfaatkan umpan Ribery mengancam gawang Spapnyol. Beruntung tandukan itu masih melayang di atas mistar Casillas. Pada pertengahan babak kedua, kedua pelatih mengubah taktiknya. Spanyol memasukkan penyerang Fernando Torres dan Pedro, menggantikan Cesc Fabregas dan David Silva. Sementara Perancis, memainkan Samir Nasri dan Jeremy Menez. Kedua pemain tersebut menggantikan Malouda dan Debuchy. Perubuhan yang dilakukan Del Bosque nyaris membuahkan hasil. Pada menit ke-70, dari sisi kanan pertahanan Perancis, Pedro menusuk dan mengumpan kepada Torres yang berada di dalam kotak penalti. Sayang, bola berhasil dibuang Laurent Koscielny sebelum jatuh ke kaki Torres. Pada menit ke-79, Torres nyaris membahayakan gawang Lloris. Namun, Torres terperangkap offside lebih dulu. Spanyol berhasil mendapatkan hadiah penalti setelah Pedro dijegal Anthony Reveillere pada masa injury time. Xabi yang tampil sebagai algojo berhasil menyarangkan bola ke sisi kanan gawang dan membuat Lloris terkecoh. Gol itu menggandakan kemenangan Spanyol dengan skor 2-0. Kemenangan ini mengantarkan Spanyol ke semifinal. Iker Casillas dkk ditantang Portugal dalam perebutan tiket final di Donvas Arena pada 27 Juni mendatang. Susunan Pemain Perancis (4-2-3-1): 1-Hugo Lloris; 4-Adil Rami, 13-Anthony Reveillere, 21-Laurent Koscielny, 22-Gael Clichy; 2-Mathieu Debuchy (Menez 64), 6-Yohan Cabaye; 7-Franck Ribery, 15-Florent Malouda (Nasri 64), 17-Yann M’Vila; 10-Karim Benzema Spanyol (4-3-3): 1-Iker Casillas; 3-Gerard Pique, 15-Sergio Ramos, 17-Alvaro Arbeloa, 18-Jordi Alba; 8-Xavi, 14-Xabi Alonso, 16-Sergio Busquets; 6-Andres Iniesta (Carzolla 83), 10-Cesc Fabregas (Torres 67), 21-David Silva (Pedro 64) Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)