Wujudkan Politik Bermoral

 

IRUL/BE – SOSIALISASI: Bawaslu saat menggelar sosialisasi penguatan pengawasan partisipatif sekolah kader pengawasan, kepada siswa, Kepsek dan Kades di aula Hotel Zalfa Bintuhan, Rabu (16/10).

Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kaur, mengajak para siswa SMA dan masyarakat untuk berani menolak dan melawan praktik politik uang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Melalui program penguatan pengawasan partisipatif sekolah kader pengawasan, Ketua Bawaslu Kaur Toni Kuswoyo SSos mengajak para siswa dan masyarakat agar menciptakan lingkungan anti money politik.

“Melalui sosialisasi ini saya mengajak para kaum milenial agar berani bergerak untuk bersama-sama menolak politik uang, ini untuk mewujudkan politik bermoral dan saya yakin kualitas Pilkada nanti akan semakin baik,” kata Toni saat menggelar sosialisasi penguatan pengawasan partisipatif sekolah kader pengawasan, di aula hotel Zalfa Bintuhan, Rabu (16/10).

Dikatakannya, sekolah kader pengawas partisipatif Pemilu ini merupakan program Bawaslu pusat dalam meningkatkan penguatan pengawasan dalam pelaksanaan pemilihan umum. Dimana sekolah kader pengawas partisipatif Pemilu ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan pengawasan partisipasi dikalangan masyarakat demi terciptanya kader pengawas Pemilu yang baik dan profesional. “Nantinya kami harapkan sekolah kader ini mampu menciptakan pengawas partisipatif yang mampu membantu Bawaslu dalam mengawasi jalannya Pemilu,” harapnya.

Sementara itu, Patimah Siregar M Pd sekali narasumber dari Bawaslu Provinsi Bengkulu juga menyampaikan, ia menekankan program pengawasan partisipatif seperti sekolah kader Pengawas Partisipatif dengan tujuan membumikan Bawaslu. Juga dengan pemikiran dan sikap kritis siswa diharapkan untuk memban tu Bawaslu mengawasi pesta domokrasi.

Ia berharap siswa tidak hanya menjadi pengawas partispatif pemilu, tapi juga dapat melaporkan jika terjadi kecurangan. “Kita harap mereka dapat menolok dan tidak menerima adanta politik yang dan berani melaporkan jika terjadi kecurangan dalam Pilkada ini nanti,” harapnya. (618)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*