Wujudkan Pelajar Gemar Membaca

REWA/Bengkulu Ekspress
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman SAg MM saat menyerahkan hadiah kepada pelajar pemenang lomba Resensi Buku di Hotel Rafflesia City, Kota Bengkulu, Kamis (29/11).

Dispus Gelar Lomba Resensi Buku

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi menggelar Lomba Resensi Buku tingkat SMA/SMK se-Provinsi Bengkulu di Hotel Rafflesia City, Kota Bengkulu, Kamis (29/11).  Lomba bertujuan untuk meningkatkan kegemaran membaca di kalangan pelajar tingkat SMA dan SMK.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman SAg MM mengatakan, masih minimnya minat baca di kalangan pelajar di Provinsi Bengkulu mendorong pihaknya untuk mengadakan lomba resensi buku. Selain itu, lomba ini dilakukan agar generasi penerus bangsa tidak melupakan buku dan selalu menjadikan buku sebagai pedoman dan juga referensi.

“Kita berharap dengan kegiatan ini anak-anak SMA dan SMK atau kaum milenial tidak lupa untuk membaca buku dan gemar membaca buku,” kata Atisar.

Tidak hanya meningkatkan kegemaran dalam membaca buku, pada kesempatan ini, sebanyak 150 orang peserta lomba ditantang untuk membuat resensi buku tentang Buya Hamka. Sosok ulama besar dan juga seorang sastrawan dan budayawan ini, diharapkan bisa menjadi contoh ataupun publik figure bagi generasi muda saat ini.



“Pada lomba ini, kita ingin para pelajar meresensi buku tentang Buya Hamka yang menceritakan tentang karakter asli orang Indonesia. Hal ini diharapkan bisa diayomi oleh para pelajar dan mencegah masuknya budaya asing,” terang Atisar.

Selain itu, pihaknya menyiapkan sejumlah hadiah berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan. Ini semua diberikan untuk menstimulus agar kegemaran membaca bisa tepatri dijiwa pelajar Indonesia, khususnya pelajar Bengkulu. “Kita dorong kegiatan ini, agar pelajar kita bisa mencintai buku, banyak buku yang tersedia untuk dibaca, baik di perpustakaan daerah, instansi-instansi, sekolah-sekolah, kecamatan, dan kelurahan. Mari gemar membaca dari sekarang,” tutur Atisar.

Mengangkat tema “Perpustakaan Menjadikan Generasi Milenial memiliki Generasi Hebat”, pihaknya mendorong para generasi milenial untuk gemar membaca dari sekarang. Dengan rutin membaca akan mendorong bangsa Indonesia memiliki generasi yang hebat dan terciptanya penerus bangsa yang berkualitas.

“Ini adalah tugas kita bersama, untuk memajukan generasi milenial menjadi generasi yang cerdas, salah satunya pelajar untuk gemar membaca,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia, Tengku Samsul Bahri SH MSi mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian tentang rendahnya minat baca di Indonesia termasuk Bengkulu. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca yakni rendahnya kunjungan orang ke Perpustakaan. Hal ini mungkin disebabkan sarana dan prasaran yang minim ataupun petugas yang kurang ramah dan koleksi buku yang sedikit

“Saya pikir kegiatan seperti ini bisa meningkatan minat baca masyarakat, khususnya pelajar dan mendorong pelajar untuk gemar membaca buku di Perpustakaan,” terang Samsul.

Selain itu, kegiatan meresensi buku ini juga mendorong pelajar aktif menulis. Karena meresensi buku selalu berhubungan dengan kegiatan membaca dan menulis, sehingga ketertarikan kepada buku juga akan semakin tinggi. Apalagi jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini juga cukup tinggi sehingga dampaknya juga akan semakin besar nantinya.

“Kami apresiasi sekali kegiatan ini, semoga kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan pada tahun ini saja, semoga bisa terus dilaksanakan di Provinsi Bengkulu, apalagi se-Indonesia tidak sampai 5 provinsi yang menggelar kegiatan serupa seperti ini, ini patut dicontoh,” tutupnya.(999)