Wow! Pria Ini Punya 21 Istri

Istri Terakhir Lapor Polisi

TUBEI, BE – Seorang warga Desa Nangai Amen Kecamatan Lebong Utara, Erna (44) melaporkan suaminya Su (53) ke Polres Lebong, Kemarin (1/11). Ia mengaku telah dipukul dan ditendang suaminya yang merupakan mantan Sekdek di wilayah Kecamatan Bingin Kuning.
Menariknya, Erna yang menjalin pernikahan siri itu mengaku suaminya memiliki 21 istri. Ia merupakan istri yang terakhir.

Itu diketahuinya dari pengakuan langsung suami sirinya. “Dia mengaku saya ini istri sirinya yang ke-21,” ucap Erna saat ditemui koran ini.

Dari yang diketahuinya hanya istri pertama yang dinikahi secara hukum selebihnya melalui pernikahan siri. Istri-istri yang lain, kata Erna, berdomisili sebagian besar di Kabupaten Lebong. Ada yang di Lebong Atas, Tes, Talang Leak, Pungguk Pedaro, Dusun Bungin, Taba Atas hingga Lubuk Banyau Bengkulu Utara dan korban sendiri. “Selama 2 tahun lebih menikah saya belum memiliki anak,” ucapnya.

Saat ini suami korban Su, telah diamankan Polres Lebong untuk diperiksa secara intensif kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi didampingi Kasat Reskrim AKP Abdu Arbain mengungkapkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.  Berawal saat suami korban meminta uang untuk ongkos untuk pergi ke rumah istri tuanya di Desa Talang Leak.

Korban memberikan suaminya uang sebesar Rp 10 ribu. Namun tak lama setelah pergi, suaminya menelpon korban dengan marah-marah dan mengatakan jika dunia akhirat korban tidak lagi istrinya.

“Awalnya memang mereka sudah ribut dari dua hari belakangan. Puncaknya baru tadi. Setelah tersangka menelpon korban dengan marah-marah, korban mengajak tersangka ke rumah Kades saja untuk menyelesaikannya,” jelas Daryanto.

Kemudian saat korban berada di rumah Kades, lanjut Daryanto, tersangka yang sudah menunggu di rumah memerintahkan korban pulang sambil mengancam. Namun apa yang didapat korban ketika tiba dirumah justru bogem mentah menghujani muka bagian kanan. Tak hanya itu perut korban pun ditendang. “Dari pengakuan korban, memang dirinya sudah sering dipukul,” pungkas Daryanto.

Sementara itu Kades Nangai Amen Nurhasan mengaku baru tahu jika Su ternyata memiliki sampai 21 orang istri. Terkait kasus kekerasan memang pernah terjadi sebelumnya. Istrinya Erna sempat melaporkan jika kena pukul tapi karena masih cinta tak mau melapor ke polisi.”Mungkin saat ini sudah dianggap kelewatan sehingga dilaporkan,” imbuhnya.(777)