Wisata Sumber PAD Masa Depan

2. Doni/Bengkulu EskpressObjek wisata Kebun Teh Kabawetan jadi salah satu sektor pariwisata yang gencar dikembangkan pemerintah. Berbagai fasilitas umum dibangun pemeirntah untuk mendukung kemajuan wisata diperkebunan teh tersebut

KEPAHIANG, Bengkulu Eskpress – Sektor pariwisata diyakini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimasa depan bagi Pemkab Kepahiang. Peningkatkan infrastruktur dipusat wisata diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kepahiang.  Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kepahiang Andrian Defandra SE mengungkapkan, tarif pakir di pusat wisata juga harus diawasi dengan baik sehingga bisa mendongkrak PAD.

“Menggali potensi pariwisata yang ada di daerah kita bisa dijadikan salah satu sumber PAD. Lengkapi sarana dan prasarana pariwisata agar meningkatkan minat pengunjung serta dapat mempromosi ke luar daerah,” ungkap Andrian kepada BeE kemarin (9/5).

Lanjutnya, Selain dari itu pada sektor retribusi, perlu ditingkatkan pengawasan terhadap penarikan retribusi parkir yang beberapa tahun terakhir belum mencapai hasil maksimal. Padahal, sektor retribusi parkir juga diterapkan dibeberapa pusat wisata. “Masalah retribusi parkir perlu ditingkatkan pengawasannya. Kalau dipihakketigakan harapan kita sejalan dengan target PAD yang ditetapkan. Parkir ini selain di pasar juga diberlakukan di pusat wisata,” ucapnya.

Sambungnya, target PAD 2019, sebesar Rp 39 miliar jangan sampai anjlok atau tidak tercapai. Target PAD tahun ini meningkat dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 33 miliar, yang diambil dari sektor retribusi, dan pendapatan lainnya.

“Sebenarnya Ada banyak sektor yang bisa menghasilkan PAD, kita minta bupati benar-benar memperhatikan ini. Tugas kepala daerah bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggali potensi yang ada di Kabupaten Kepahiang,” ujarnya. (320)