Wisata Pasar Kuliner Segera Dioperasikan

ARY/BE
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong bersama jajarannya saat survei lokasi wisata pasar kuliner yang dalam waktu dekat ini akan dioperasikan.

CURUP, bengkuluekspress.com – Setelah diserahkannya pengelolaan pasar kuliner yang ada di Lapangan Setia Negara Curup ke Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong. Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong akan mengoperasikan pasar tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Dra Upik Zumratul Aini MSi mengungkapkan, pasar kuliner di Lapangan Setia Negara tersebut nantinya akan mereka berinama dengan wisata pasar kuliner.

“Kita targetkan sebelum pelaksanaan Pilkades pada 20 Februari mendatang wisata pasar kuliner sudah mulai beroperasi,” sampai Upik saat dikonfirmasi Selasa (21/1) kemarin.

Dijelaskan Upik, wisata pasar kuliner di Lapangan Setia Negara tersebut nantinya akan ditempati oleh para pedagangan Malam Bang Mego (Mambo). Hanya saja menurut Upik dalam penempatan Pasar Mambo ke wisata pasar kuliner tersebut tidak melalui upaya paksa, dimana menurutnya nantinya yang akan dipindahkan adalah para pedagang yang bersedia atau sukarela untuk pindah di sana.”Inikan era globalisasi sehingga kita tidak ada paksaan, bagi yang mapu pindah nanti silahkan pindah,” tegas Upik.

Dijelaskan Upik, dibandingkan lokasi para pedagang saat ini, pasar kuliner Lapangan Setia Negara tersebut jauh lebih lengkap mulai dari sarana dan prasarana air bersih, toilet hingga musola sudah ada. Sehingga para pedagang maupun pembeli tidak kesulitan lagi untuk mencari toilet atau lainnya. Kemudian menurut Upik, karena saat ini yang tersedia masih untuk lokasi para penjualnya saja, maka untuk tenda para pembeli atau pelanggan nanti para pedagang bisa menggunakan tenda bongkar pasang seperti yang mereka lakukan di Pasar Mambo. Selain itu pihaknya juga berharap Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Rejang Lebong bisa membantu pedagang dengan menyediakan tenda bagi para pembeli. “Untuk melihat sejauh mana kesiapan dari wisata pasar kuliner, maka hari ini kita melakukan survei,” terang Upik.

Terkait dengan rencana pemindahan para pedagangan Pasar Mambo ke wisata pasar kuliner, Upik mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar rapat dengan Polres Rejang Lebong. Karena dalam proses pemindahan para pedagang pihaknya juga akan bekerjasama dengan jajaran Polres Rejang Lebong. “Selain dengan Polres Rejang Lebong kita akan rapat bersama pihak-pihak terkait lainnya, termasuk saat ini kita masih mengajukan SK pengelolaan ke Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Rejang Lebong,” terang Upik.

Kemudian untuk mekanisme dilapangan nanti, apakah para pedagang akan dikenakan tarif sewa atau ada kebijakan lainnya, menurut Upik pihaknya akan melihat peluangnya terlebih dahulu, apakah nanti akan dikenakan tarif sewa termasuk biaya listri dan lainnya atau bisa saja nanti akan digratiskan sembari melihat perkembangan dari pasar tersebut. “Kalau untuk air saat ini di wisata pasar kuliner sudah ada empat titik sumur bor, sehingga saya rasa tidak ada masalah lagi,” demikian Upik. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*