Wawali Tantang UMKM Ciptakan Inovasi Membatik


Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi foto bersama pelaku UMKM usai membuka pelatihan membatik yang diadakan GOW Kota Bengkulu, kemarin (22/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menggelar pelatihan membatik kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu 2019, Kamis (22/8) di Hotel Raffles City.

Peserta pelatihan berjumlah 43 muda-mudi dari berbagai UMKM di Kota Bengkulu. Selama mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dari Kamis (22/8) sampai Jum’at (23/8) hari ini, peserta akan diberikan materi tentang membatik besurek, praktik membatik, melihat proses pembuatan batik besurek dan membatik langsung di lapangan.

Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM yang membuka acara tersebut mengharapkan agar peserta pelatihan mengutamakan kreatifitas dan inovasi. Wawali lantas menantang peserta pelatihan agar menciptakan inovasi baru motif batik besurek, membuat desain baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Bahkan, Wawali berencana membuat sayembara membuat motif batik besurek millenial. “Peserta pelatihan semuanya anak muda, coba dirancang desain baru, lahirkan ide baru untuk membuat motif terbaru batik besurek,” jelas Dedy.

Wawali juga menyarankan peserta membuat desain pakain lain yang bertema batik besurek. Artinya bukan hanya kemeja atau kaos, tetapi bisa saja batik besurek diterapkan pada dasi. Jika dipakai pada acara nasional pasti akan menjadi perhatian orang banyak. Terlebih lagi batik besurek merupakan batik yang memiliki motif istimewa, memiliki ciri khas tidak ada duanya. Tetapi akan lebih bagus jika batik besurek disesuaikan dengan tren kekinian.



“Tidak ada salahnya membuat batik besurek disesuaikan dengan tren kekinian tanpa menghilangkan ciri khas motif batik besurek. Yang berperan sangat besar tentu saja generasi milienial,” imbuh Wawali.

Sementara itu, Ketua GOW Kota Bengkulu, Dian Fitriani Wahyudi mengatakan tujuan pelatihan membatik ini tidak lain untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan membatik kepada masyarakat Kota Bengkulu. Pelatihan tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang memang sudah memiliki kemampuan membatik. Meningkatkan kemampuan pengerajin batik besurek sehingga kedepannya bisa lebih banyak berkarya dan memperbanyak produksi.

“Kenapa pesertanya dipilih pemuda, agar mereka mecintai batik besurek. Kita juga berharap dari peserta bisa membuat inovasi mengembangkan motif batik besurek lebih baik lagi,” pungkasnya.(167)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*