Warung Manisan Terbakar

IMG_1866SINDANG KELINGI, BE – Kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (16/02). Rumah semi permanen milik Mahmud (60), yang juga dimanfaatkan sebagai warung manisan ludes dilalap di jago merah.
Peristiwa tersebut diduga berasal dari api yang membesar setelah menyambar gadangan bensin milik korban. Kebakaran ini setidaknya membuat pemiliknya kehilangan rumah, harta benda yang tidak sempat diselamatkan berupa 1 unit kendaraan roda 2 milik korban. Kerugian akibat peristiwa kebakaran ini mencapai Rp 30 juta.
Sumber koran ini menyebutkan, kebakaran terjadi saat pemilik rumah dan warung manisan sedang pergi keluar kota, di dalam rumah hanya tinggal Nurhayati (55) yang tidak lain adalah istri pemilik rumah. Saat kejadian Nurhayati sedang menjalankan aktifitas keseharian memasak di dapur rumahnya.
Sembari menunggu, Nurhayati menuangkan bensin ke dalam gerigen literan untuk dijual kembali. Diduga, saat mengisi bensin meluap dan tumpah ke lantai. Akibatnya, bensin yang tumpah mengalir ke dapur rumah korban dan menyambar api tungku masak yang saat itu sadnga menyala.
Api langsung membesar dengan cepat dan membakar seluruh isi rumah. Mujurnya, Nurhayati sempat menyelamatkan diri keluar rumah. Oleh warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan denagn alat seadanya. Namun rumah yang terbuat dari papan dan berisikan berbagai jenis barang dagangan manisan membuat api cepat berkobar dan meluas membakar seisi rumah. Api baru berhasil di padamkan setelah 1 jam kemudian.
Kepala satuan Pol PP dan PBK RL, Drs Rektor Vande Armada dikonfirmasi menerangkan, pihaknya menerjunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran setelah mendapatkan informasi dari warga. “Letak lokasi kebakaran cukup jauh dari Kota sekitar 30 menit perjalanan,  api sudah membakar habis seluruh rumah. Termasuk, 1 unit motor jenis suzuki shogun. Sementara ini, kerugian di tafsirmencapai Rp. 30 juta,” ujar
Sementara itu Kapolres RL, AKBP Edi Suroso SH melalui Kasat Reskrim, AKP Margopo SH mengaku tengah melakukan penyelidikan atas penyebab utama kebakaran tersebut. “Dari hasil olah TKP sementara dan sejumlah keterangan warga yang berada di lokasi, api diduga berasal dari tungku api masak korban yang menyambar bensin yang tumpah di dapur korban. Sekarang, petugas masih melakukan pendalaman atas kasus ini,” ujar Margopo.(999/cw1)