Warga Tewas Terseret Arus

BENGKULU, BE – Banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang terjadi di Provinsi Bengkulu, menimbulkan korban jiwa.  Derasnya arus Sungai Selagan merenggut nyawa Bagus (65) warga Desa Pondok Tengah Kecamatan V Koto, yang berdomisili di Desa Sungai Jerinjing Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko.  Peristiwa itu terjadi siang kemarin (18/11) sekitar pukul 11.30 WIB dan baru ditemukan sekitar pukul 18.15 WIB sore.
Informasi terhimpun, korban bersama temannya, Udeng dari Desa Lubuk Bangko kecamatan Selagan Raya setelah mengambil kayu manis di wilayah perkebunan di desa tersebut.  Saat itu korban bersama temannya hendak pulang ke Desa Sungai Jerinjing dan  harus menyeberangi sungai Selagan dengan lebar sekitar 50 meter dan kedalaman air mencapai 1 meter dengan cara berjalan kaki.

Naasnya, ketika tengah dalam perjalanan menyeberang sungai, diduga korban tak mampu menahan derasnya arus sungai sehingga membuat korban terseret arus.  Udeng (teman korban,red) yang sama-sama menyeberang sungai Selagan itu tidak bisa berbuat banyak, karena arus sangat deras.  Setelah Udeng berhasil menyebrangi sungai, ia memberitahukan kepada warga setempat bahwa temannya tenggelama dibawa arus sambil melakukan pencarian. Selang beberapa jam upaya pencarian yang melibatkan masyarakat, anggota Polsek Teras Terunjam dan TNI pun membuahkan hasil, tepatnya sekitar pukul 18.15 WIB korban ditemukan sekitar 4 Km dari tempat ia tenggelam.

Saat ditemukan tubuh korban sudah menggapung dan tak bernyawa.  Korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat yang kemudian dibawa kerumah anak korban di Desa Sungai Jerinjing.   Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto SIK melalui Kapolsek Teras Terunjam Iptu Rikky Operiady  mengatakan dari hasil visum pihak dokter, ditemukan luka robek dan memar pada bagian kepala dan pelipis.  Diduga luka dan memar itu terkena batu. “Di bagian kepala korban ditemukan luka-luka yang diduga terbentur batu,” terang Kapolsek. (900)