Warga Terserang DBD, Dinkes Fogging

FOGGING Petugas Dinkes Kaur saat melakukan pengasapan di simpang tiga RT 04 Kecamatan Kaur Utara, Rabu (59 (1)
IRUL/Bengkulu Ekspress
FOGGING: Petugas Dinkes Kaur saat melakukan pengasapan di simpang tiga RT 04 Kecamatan Kaur Utara, Rabu (5/9).

KAUR UTARA, Bengkulu Ekspress– Guna mengantisipasi meluasnya wilayah yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur menggiatkan fogging atau pengasapan di simpang tiga RT 04 Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur, Rabu (5/9). Fogging ini dilakukan karena menyusul adanya satu warga di desa setempat bernama Daffa (9) positif terserang DBD.

“Fogging ini dilakukan karena ada warga yang melapor, karena terserang DBD. Tapi pasien kini Alhamdulillah sudah sehat,” kata Kepala Dinkes Kaur, Drs M Tabri melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Juli Haryanto SKep, kemarin (5/9).

Dikatakannya, fogging dilakukan di setiap rumah penduduk. Selain itu juga disetiap saluran air, tanah kosong dan tempat-tempat rawan beredarnya nyamuk aades aegypti. Dalam kegiatan ini, seluruh petugas yang dikerahkan juga memeriksa jentik nyamuk disetiap kolam milik warga.

Ia berharap, fogging ini dapat menekan dan mencegah beredarnya penyakit demam berdarah. Dibutuhkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk rutin memeriksa setiap bak mandi atau tempat-tempat air bersih di rumahnya.



“Fogging hanya mencegah saja, tapi juga kita minta peran masyarakat untuk meningkatkan kebersihan dengan menerapkan 3M, (menguras, menutup dan mengubur),” terangnya.

Juli menambahkan, dengan meningkatnya curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kaur akhir-akhir ini, tentu perlu partisipasi warga untuk mewaspadai dan mengantisipasi gejala penyakit DBD. Caranya, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, jangan sampai ada air hujan tergenang.

“Peran penting dari masyarakat dengan menggiatkan gotong royong, dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar tidak terserang DBD,” jelasnya.(618)