Warga Tebing Kaning Gelar Takir Plontang

foto berita takir plontang 2
APRIZAL/Bengkulu Ekspress
Tradisi takir plontang yang merupakan makanan yang dibawa setiap keluarga disusun berjejer di tepi jalan di Desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU), kemarin (11/9).

ARMA JAYA, Bengkulu Ekspress – Masyarakat Desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar tradisi takir plontang atau makan bersama.

Tradisi ini digelar untuk memperingati tahun baru Islam 1 Muharam dan dalam kalender Jawa disebut 1 Suro.
Kepala Desa Tebing Kaning, Hamdani mengakui kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh warganya setiap menyambut tahun baru Islam.

“Kegiatan ini sudah dilakukan turun temurun oleh nenek moyang kami sebagai rasa wujud syukur atas rahmat yang telah diberikan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Dalam acara takir plontang, setiap warga diwajibkan membawa menu masakan lengkap dengan nasi dan lauk-pauknya. Masakan tersebut kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Setelah didoakan, masakan tersebut kemudian disantap bersama-sama. Uniknya, banyak warga menyantap masakan tersebut di sepanjang tepi badan jalan Desa Tebing Kaning.

Makan bersama tersebut bisa diartikan sebagai wujud syukur kepada Alloh SWT atas limpahan rahmat dan rezeki dari hasil bumi.

“Tradisi ini bermakna sebagai ucapan rasa syukur atas limpahan rahmat seta rezeki. Sekaligus mendoakan agar dijauhkan dari segala marabahaya,” terangnya.

Pantauan Bengkulu Ekspress, tradisi unik ini selain dihadiri masyarakat setempat, juga dihadiri Anggota DPRD Bengkulu Utara dari Fraksi Merah Putih, Dedy Syafroni SIP dan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali, serta Camat Arma Jaya.



Dedi Syafroni berharap pemerintah daerah memberi dukungan atas tradisi ini. Sebab, selain untuk memperkuat tali silaturahmi dan kekeluargaan, acara ini juga merupakan destinasi wisata dan budaya yang harus dipertahankan dan dilestarikan.

“Saya pribadi sudah menyaksikan secara langsung acara ini dan sangat mengapresiasi upaya masyarakat Tebing Kaning untuk terus mempertahankan dan melestarikan tradisi yang sudah menjadi kearifan lokal ini. Semoga acara ini ke depanya mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah,” harapnya.(cw1)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*