Warga Tangkap Pemulung Pencuri

Dua orang terduga pelaku pencurian (mengenakan baju tahanan) saat diamankan di Polsek Selebar
Dua orang terduga pelaku pencurian (mengenakan baju tahanan) saat diamankan di Polsek Selebar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dua orang pemuda berinisial Ca (20) warga Jalan Muhajirin dan De (16) seorang pelajar SMA di Kota Bengkulu, ditangkap warga Kelurahan Pekan Sabtu, Rabu (17/1) sekitar pukul 01.30 WIB dinihari. Dari penangkapan itu warga menyita knalpot dan pelek mobil diduga hasil curian. Dua orang pelaku tersebut lantas digiring warga ke Polsek Selebar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan Kapolres Bengkulu, AKBP Ady Savart Penataran Simanjuntak SH SIK melalui Kapolsek Selebar AKP Tigor Lubis S.Sos, warga melakukan penangkapan terhadap dua orang pemuda berprofesi sebagai pemulung tersebut karena ada buktinya. Warga yang malam itu sedang berkumpul di warung tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di gudang barang bekas di Kelurahan Pekan Sabtu melihat kedua pemulung itu mencari barang bekas di tumpukan sampah di depan gudang barang bekas. Awalnya warga tidak curiga, tetapi setelah diperhatikan warga, dua orang pemulung tersebut malah masuk ke area gudang. Warga langsung bergerak dan melakukan penangkapan.

“Setelah ditangkap, warga kemudian membuka isi karung yang dibawa kedua pemulung tersebut. Didalamnya ada pelek mobil dan knalpot milik gudang barang bekas,” ujar Kapolsek.

Saat ini Polsek Selebar masih melakukan penyelidikan. Bukan tidak mungkin berdasarkan pengembangan nanti hasilnya pelaku sudah terlibat banyak tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan. Karena kami menduga pelaku sudah beraksi dibanyak lokasi,” imbuh Kapolsek.

Sementara itu dari pengakuan pelaku, mereka masuk kedalam gudang, karena pintu gudang tidak terkunci. Ditambah lagi situasi sekitar gudang sedang sepi, sehingga timbul niat mereka untuk mencuri.

“Kami melihat pintu gudang tidak terkunci jadi kami masuk dan mengambil knalpot,” ujar Candra.(167)