Warga Pasrah Kenaikan BBM

BBM

ARGAMAKMUR, BE – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat warga Ibukota Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Argamakmur pasrah. Ironisnya pula, sebagian warga pun tak tahu BBM kembali menjadi Rp 7.300 per liter untuk jenis premium.

Kebanyakan warga yang tak tahu tersbeut, baru tahu BBM naik saat hendak mengisi minyak kendaraan di SPBU. Diakui salah satu warga Suharsono (55), ia mengetahui BBM naik esok harinya. Namun ia tidak begitu mempermasalahkan kenaikan BBM ini.

Suharsono menuturkan, BBM boleh naik tapi jangan sampai sembako juga naik. Karena itu bisa menyiksa masyarakat kecil. “Pasrah lah dek mengenai kenaikan BBM, itukan keputusan pemerintah. Kita sebagai rakyat kecil mengikuti saja,” ungkap Suharsono.

Hal senada diungkapkan Toni (23). Ia juga tidak begitu paham mengenai kanikan BBM yang kembali dinaikkan pemerintah. Ia hanya mengikuti saja peraturan pemerintah, jangan sampai BBM naik kemudian selanjutnya malah langka. “Saya kurang begitu paham mengapa BBM kembali dinaikkan. Tapi yang pasti jangan sampai BBM naik terus tidak lama kemudian langka, nambah susah kita nanti, kantong nambah bolong,” ungkapnya.

Sementara itu, stok BBM di SPBU Datar Ruyung Kota Argamakmur diketahui masih stabil paska kenaikan BBM. Dikatakan Manajer SPBU Datar Ruyung Idrus, kenaikan BBM tidak mempengaruhi stok BBM di SPBU. “Kenaikan BBM tidak berpengaruh pada stok BBM di SPBU. Jika ada masalah mungkin, ada sedikit keterlambatan pada saat pengiriman BBM,” ujarnya. (167)