Warga Muara Sahung Keluhkan Gas Melon

MUARA SAHUNG, Bengkulu Ekspress – Sejumlah warga di Kecamatan Muara Sahung (MS) Kabupaten Kaur beberapa hari ini mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilogram atau gas melon. Padahal selama ini gas tersebut biasanya banyak dijual di warung-warung. Tapi mendadak menghilang selama beberapa hari ini. Bahkan jika ada, harganya melambung hingga Rp 27 ribu per tabung.

“Ini gas LPG sulit didapat dan kalau ada stoknya terbatas sehingga harus berlomba untuk mendapatkannya. Kadang tidak sampai sehari, ketersediaan di berbagai kios langsung diserbu,” ujar Dedi (45), warga Desa Muara Sahung, kemarin (9/10).

Dikatakannya, untuk mendapatkan gas melon ini, ia bersama warga lain beberapa hari ini sudah berkeliling kecamatan untuk mendapatkan gas tabung 3 Kg. Akan tetapi gas yang saat ini menjadi kebutuhan untuk memasak itu menghilang dari pasaran. Bahkan ia mengakui kalau pun ada yang jual, harganya pun sudah naik menjadi Rp 27 ribu per tabungnya.



“Kini kami bingung mencari gas untuk kebutuhan sehari-hari. Walaupun ada harganya cukup tinggi, dan saya berharap hal ini segera dapat diatasi jangan sampai berlarut-larut,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Kaur Agusman Efendi SE MM menyampaikan, pihaknya bersama PT Kaur Permai Sejati sebelumnya sudah melakukan operasi pasar di beberapa titik wilayah Kabupaten Kaur. Nah menyikapi kelangkaan gas LPG di wilayah Muara Sahung ini, pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lapangan jangan sampai kosongnya gas di beberapa kecamatan ini berlanjut.“Kita sebelumnya sudah menggelar operasi pasar dan kalau memang langka lagi, akan kita gelar lagi, tapi nanti akan kita cek dulu. Apakah semua kecamatan atau hanya beberapa kecamatan saja,” jelasnya.(618)