Warga Minta Jalan Berkualitas

Jalan nasional yang menghubungkan Desa Kembang Seri menuju Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten  kembali dilakukan perbaikan pada awal tahun 2018 ini.
Jalan nasional yang menghubungkan Desa Kembang Seri menuju Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten kembali dilakukan perbaikan pada awal tahun 2018 ini.

TALANG EMPAT, Bengkulu Ekspress – Kerusakan jalan nasional pada ruas yang menghubungkan Desa Kembang Seri menuju Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sejak lama dikeluhkan warga.

Betapa tidak, perbaikan berupa tambal sulam serta pembuatan baru (rekonstruksi) yang hampir dilakukan setiap tahun tak pernah bertahan lama. Dalam tempo beberapa bulan, kerusakan jalan kembali terjadi.

“Harapan kami adalah agar pemerintah bisa membangun jalan nasional yang melintasi desa kami secara berkualitas. Sehingga, pembangunan benar-benar bisa kami rasakan manfaatnya. Tidak seperti saat ini, jalan yang beberapa bulan dibangun sudah mengalami kerusakan,” beber Kepala Desa (Kades) Tengah Padang, Jamali.

Pantauan yang dilakukan, sambungnya, perbaikan kembali dilakukan pada awal tahun 2018 ini. Perbaikan selalu dilakukan pada titik-titik jalang selama ini sudah beberapa kali dilakukan perbaikan.

“Kami harap, perbaikan kali ini bisa bertahan lebih lama. Sebab itu, kami minta seluruh pihak bisa membantu melakukan pengawasan,” pintanya.

Selain kualitas jalan yang buruk, Jamali mengungkapkan bahwa keberadaan truk batubara merupakan salah satu penyebab kerusakan jalan.

“Pada jalur ini (Desa Tengah Padang,red), angkutan batubara memang sangat ramai sekali. Dari pantauan kami, muatan yang mereka bawa pun melebihi tonase. Inilah juga menjadi menjadi pemicu kerusakan jalan,” tambahnya.

Masih kata dia, kerusakan jalan memberikan berbagai dampak negatif. Dimulai dari debu material hingga resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

“Banyaknya lubang juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Terutama saat musim penghujan yang membuat semua lubang tertutupi genangan air,” demikian Kades.(135)