Warga Kembali Tagih Lahan Perkantoran

Warga Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang tergabung dalam perkumpulan warga penghibah lahan perkantoran Pemkab
KARANG TINGGI,Bengkulu Ekspress – Warga Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang tergabung dalam perkumpulan warga penghibah lahan perkantoran Pemkab di Desa Renah Semanek kembali menagih hak mereka.

Warga menuntut agar Pemerintah Daerah (Pemda) bisa segera menuntaskan pengukuran kavlingan lahan agar lahan tersebut bisa segera dikembalikan kepada puluhan warga penghibahnya.

“Sampai saat ini, kami melihat tidak ada lagi aktivitas pengukuran pada 30 persen sisa lahan perkantoran yang belum dibagikan. Jika tidak dikerjakan, kami khawatir pengembalian lahan akan kembali molor,” kata salah seorang warga penghibah lahan perkantoran, Bambang.

Dijelaskan Bambang, sejauh ini pihaknya telah beberapa kali mendengarkan janji-jani dari Pemda Benteng hingga membuat pengembalian lahan kembali molor.

Jika memang janji pengembalian lahan pada tanggal 31 Agustus 2017 mendatang tidak juga dipenuhi, Bambang memastikan bahwa warga akan kembali bergejolak dan melakukan aksi.

“Jika hingga batas waktu yang dijanjikan oleh Pemda Benteng tidak juga tuntas. Sebanyak 96 orang warga telah sepakat akan melakukan pemblokiran terhadap akses keluar masuk jalan menuju pusat perkantoran Pemda Benteng,” tegas Bambang.

Terpisah, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Pemda Benteng, Drs Hendri Donal SH MH mengakui bahwa proses pengukuran memang terhenti dan belum dilanjutkan.

“Setelah libur hari raya idul Fitri 1438 Hijriah lalu, pengukuran memang belum dilanjutkan dan diteruskan dalam waktu dekat. Meski demikian, kami optimis pengembalian lahan akan tuntas paling lambat tanggal 31 Agustus 2017 mendatang,” demikian Hendri Donal.(135)