Warga Keluhkan Pembangunan Drainase

CURUP, BE– Masyarakat Kelurahan Talang Uluh Kecamatan Curup mengeluhkan proyek Pembangunan Drainase diwilayah mereka. Keluhan Masyarakat tersebut dikarenakan kegiatan tersebut menimbulakn debu serta membuat jalan macet. Macetnya arus lalu lintas dikawasan tersebut dikarenakan material proyek memakan badan jalan. “Kemacetan yang sering terjadi yaitu saat pagi hari dan jam-jam sibuk lainnya,” ungkap Elvandi (25) warga Talang Ulu. Menurut Elvandi, macetnya jalan tersebut saat jam sibuk mengingat jalan tersebut adalah jalan utama menuju kantor camat Curup Timur. Selai itu, jalan tersebut juga akses utama ratusan pelajar menuju SMKN I, SMKN II curup Timur serta SMPN 2 Curup Timur. Sehingga, seiap pagi pasti banyak kendaraan yang lewat. Gara-gara material bangunan ini, lebar jalan hanya bisa dilewati 1 kendaraan roda empat saja. Selain itu Elvandri juga menambahkan, material proyek selain membuta macet juga menimbulkan debu. Debu tersebut tidak hanya berasal dari material pembangunan proyek namun juga berasal dari tanah bekas galian drainase. “Kalau siang-siang terutama musim kemarau seperti saat ini ditambah kendaraan yang lalu lalang tentunya debu akan berterbangan. Tentu saja hal tersebut sangat mengancam kesehatan kami warga sini,” jelas Elvandi. Terkait dengan permasalahn tersbeut Elvandi bersama warga lainnya berharap, agar pemerintah daerah RL melalui Instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara langsung dan menegur pekerja agar tidak menempatkan material di badan jalan. Sehingga macet dan debu tidak terjadi lagi.(251)