Warga Keluhkan PDAM Mati

BENGKULU, BE – Ratusan warga RT 17 RW 5 Perumahan Kemiling Permai, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, mengalami krisis air. Mereka mengeluhkan saluran air PDAM di kawasanya mati. Kejadian itu dirasakan sudah satu pekan. Akibat hal itu, sebagian warga terpaksa menggunakan air galon untuk kebutuhan masak dan mencuci.

Salah seorang warga setempat, Nova menuturkan, matinya aliran PDAM ini sangat membuat kesal warga. Namun sebagian warga masih bisa mendapatkan air bersih dengan cara mengambil air sumur galian, sementara warga yang tidak memiliki sumur, mereka menumpang tetangga dan sebagian membeli air galon untuk kebutuhan rumah tangga seperti mencuci dan memasak.

Kejadian inipun sudah dilaporkan ke petugas, dan beberapa hari lalu sudah ada tim yang mendatangi kawasan ini, untuk melakukan pengecekan, sekaligus mencari tahu penyebab matinya aliran PDAM. Hanya saja sampai saat ini belum ada perbaikan.

Nova berharap, PDAM Kota Bengkulu kembali melakukan pengecekan ulang, dan mencari solusi sehingga para warga tidak dirugikan. ”Kami sangat membutuhkan air bersih itu, apalagi di musim panas seperti saat ini. Air di sejumlah sumur mulai berkurang,” kata Nova.

Warga juga mengaku terbebani, karena meski air mati, namun pembayaran tarif PDAM setiap bulan harus dibayar, nilainya pun cukup tinggi. ”Setiap bulan kami harus bayar tarif PDAM tinggi, tapi pelayanannya tidak maksimal,” tandasnya. (247)