Warga Kaur Tolak Diswab, Hasil Terakhir Negatif

Ujang Syafiri

KAUR SELATAN, bengkuluekspress.com – Informasi salah satu warga Kaur Selatan berumur 2 tahun yang terjangkit Covid-19 disikapi serius tim gugus tugas penagangan Covid-19 di Kabupaten Kaur. Sejak Senin (28/9) pihak Gugus tugas terus melakukan pendekatan dengan pihak keluarga untuk dilakukan rapid tes dan Swab PCR. Sayangnya pihak keluarga masih meminta waktu dan juga meminta ditunda. Sehingga gugus tugas meminta keluarga tersebut menjalani isolasi mandiri.

Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kaur, Ujang Syafiri SPd menyampaikan, dari hasil koordinasi yang yang dilakukan pihaknya kemarin pihak keluarga meminta waktu dan belum bersedia dilakukan pengambilan swab PCR. Selain itu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya dari dokumen yang didapat dari pihak rumah sakit memang yang bersangkutan diketahui positif hasil tes RSCM pada 21 September. Namun saat dilakukan tes ulang pada 23 September berdasarkan tes RT-PCR-SARS CoV2 oleh Medistra Hospital Jakarta, hasilnya negatif.

“Untuk pihak keluarga kita minta isolasi mandiri sembari melihat perkembangan kesehatan,” terangnya.

Dikatakannya, ada dua opsi hasil swab tersebut, yakni dari RSCM dan Medistra Hospital, namun yang terbaru yakni hasil Medistra Hospital. Namun demikian untuk menghilangkan rasa was-was, tentu selayaknya dilakukan rapid tes dan juga swab ulang yang dibawa ke Bengkulu. Pihaknya berharap tidak ada warga Kaur yang terpapar Covid, sehingga Kaur tetap zona hijau.

“Tentu harapan kita tak ada lagi yang terpapar dan kita bisa beraktivitas seperti biasa,” tutupnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*