Warga Harapkan Pustu dan Bides

Kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Curup Timur Selasa (11/2) kemarin. Dalam kegiatan tersebut sejumlah usulan pembangunan disampaikan masyarakat.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Timur mengharapkan adanya perbaikan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di desa tersebut.

Hal tersebut dikarenakan kondisi Pustu yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup berat.”Kami dari Desa Duku Ulu mengharapkan adanya perbaikan pustu yang sudah rusak berat,” sampai Pjs Kades Duku Ulu, Marzuki saat kegiatan Musrenbang di Kecamatan Curup Timur Selasa (11/2) kemarin.

Karena rusaknya Pustu tersebut, maka menurut Marzuki masyarakat tidak bisa melaksanakan sejumlah kegiatan di lokasi tersebut. Padahal menurutnya sebelum Pustu tersebut rusak, seluruh kegiatan masyarakat dipusatkan di Pustu.”Selain Pustu kami yang rusak, kami juga mengharapkan ada bidan desa, karena saat ini Desa Duku Ulu belum memiliki bidan desa,” tambahnya.

Terkait dengan usulan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Surya ST didampingi Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah SH mengungkapkan pihaknya dari DPRD Rejang Lebong akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong agar Pustu di Desa Duku Ulu tersebut bisa dilakukan rehap total.

“Selain akan berkoordinasi terkait perbaikan Pustu, kita juga akan mempertanyakan keberadaan desa, karena seharusnya saat ini sudah tidak ada lagi desa di Kabupaten Rejang Lebong ini yang tidak memiliki bidan desa,” sampai Surya.

Lebih lanjut Surya mengungkapkan, selain meminta perbaikan Pustu dan bidan desa, dalam Musrenbang kemarin masyarakat dari sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Curup Timur juga mengusulkan sejumlah pembangunan infrastruktur mulai dari usulan pembangunan irigasi, jalan drainase hingga rehab kantor camat.

Untuk pembangunan irigasi yang diharapkan masayrakat terutama di Desa Talang Ulu dan Duku Ulu yang kondisinya sudah rusak berat dan perlu pembangunan. Rusaknya saluran irigasi tersebut menurutnya berdampak pada produktifitas dari area persawahan di dua desa tersebut.

“Bahkan karena irigasi rusak, menurut warga ada sawah warga yang tidak bisa ditanami lagi karena air tidak sampai,” terang Surya.

Di sisi lain, selain usulan pembangunan fisik, masyarakat Kecamatan Curup Timur juga mengusulkan usulan non fosik salah satunya dari LPM kelurahan yang meminta adanya regulasi yang mengatur terkait dengan honororium LPM. Karena hingga kemarin LPM kelurahan tidak ada anggaran honororium.

Kegiatan Musrenbang di Kecamatan Curup Timur tersebut juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Rejang Lebong khususnya dari Dapil IV Rejang Lebong seperti M Ali ST, H Wahono SP, Sanusi Pane, Puta Mas Wigoro SE MH, Lukman Effendi perwakilan dari Bappeda, Camat, Lurah, Kades serta tokoh masyarakat Kecamatan Curup Timur. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*