Warga Harapkan Galian C Berhenti saat Siang Hari

CURUP, Bengkulu Ekspress  – Warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Musi berharap aktivitas tambang galian C di kawasan tersebut dihentikan sementara saat siang hari. Karena selama musim kemarau ini masyarakat banyak mengandalkan air Sungai Musi untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

“Kami berharap bagi para pelaku tambang untuk bisa menghentikan sementara aktifitas penambangan di aliran Sungai Musi ini,” sampai Sopan salah satu warga Desa Seguring yang berada tepat dipinggir aliran Sungai Air Musi.

Dijelaskan Sopan, karena musim kemarau yang terjadi, banyak sumur-sumur warga yang mengalami kekeringan. Sehingga untuk kegiatan mandi dan cuci hingga kebutuhan air bersih mereka kembali mengandalkan air sungai. Hanya saja menurut Sopan karena banyaknya aktifitas pengerukan batu atau tambang galian C di aliran Sungai Musi sehingga Sungai Musi yang seharusnya mengalir jernih berbah menjadi keruh akibat lumpur dari kegiatan penambangan batu disepanjang aliran Sungai Musi.



“Masyarakat sekarang cuman bisa ngambil air dari Sungai, tapi kalau siang airnya menjadi keruh jadi tidak bisa kita gunakan,” tambah Sopan.

Lebih lanjut Sopan menjelaskan, akibat warna air yang berubah menjadi keruh tersebut, maka menurutnya jangan untuk diambil untuk dikonsumsi untuk mandi dan mencuci pakain saja mereka tidak berani. Karena menurut Sopan terkadang air keruh tersebut justru membuat kulit mereka menjadi gatal.”Kami cuman minta jangan beraktifitas saat siang hari saja selama kemarau ini, bukan berarti kami melarang kegiatan tambang, silahkan nanti kalau air di sumur warga sudah normal kembali,” paparnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, aliran Sungai Musi mulai dari kawasan Desa Cawang Lama Kecamatan Curup Utara hingga Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara banyak dijadikan lokasi kegiatan penambangan batu. Bahkan ada beberapa perusahaan besar yang mengeruk batu dialiran Sungai Musi. Akibat kegiatan pengerukan ditengah-tengah aliran Sungai yang menggunakan alat berat, aliran Sungai Musi menjadi keruh.(251)