Warga Genting Setuju Pindah

IST/Bengkulu Ekspress BUTUH ALAT BERAT : Camat Bang Haji, Edi Junaidi didamping Kades Genting, Nasrun serta guru SDN 41 Benteng saat berdiri di atas endapan lumpur setebal 40 Cm di depan pemukiman warga, kemarin (14/4).

BANG HAJI, Bengkulu Ekspress– Wacana Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) merelokasi atau memindahkan pemukiman warga Desa Genting, Kecamatan Bang Haji direspon baik oleh warga. Pertimbangan warga, Desa Genting merupakan wilayah langganan banjir setiap musim penghujan. “Sejauh ini, sebagian besar warga setuju. Menurut kami, relokasi merupakan jalan terbaik. Saya harap, wacana relokasi segera terealisasi,” kata Kepala Desa (Kades) Genting, Nasrun, kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (14/5).

Memasuki hari ke-18 pasca bencana, sambung Nasrun, seluruh warga masih mengungsi di tenda darurat yang terbuat dari terpal biasa. Hal ini dikarenakan curah hujan masih terus turun dan membuat lumpur kembali masuk ke rumah warga.

“Hingga hari ini (14/5), warga masih mengungsi di tenda. Sebab, lumpur yang telah mengeras jauh lebih tinggi dari lantai rumah warga. Sehingga, ketika terjadi hujan, air malah masuk ke dalam rumah,” bebernya.

Diungkapkan Kades, upaya membersihkan lumpur terus dilakukan warga. Namun endapan lumpur setinggi 40-50 Cm yang sudah mengeras semakin sulit dibersihkan. “Warga hanya mampu membersihkan lumpur di dalam rumah dengan cara manual. Sedangkan untuk membuang lumpur di depan rumah harus menggunakan bantuan alat berat. Saya harap, alat berat yang dijanjikan Pak Gubernur segera tiba,” pintanya.

Selain itu, Nasrun juga berharap kepada Pemda Benteng yang merencanakan relokasi (pemindahan,red) pemukiman warga ke lokasi baru.

DP3APKKB Gelar Trauma Healing

Di sisi lain, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB) Benteng berupaya menyembuhkan trauma terhadap anak-anak korban banjir di Desa Genting dengan menggelar kegiatan trauma healing.

INSERT : DP3APPKB Benteng bekerjasama dengan KPI wilayah Benteng saat menghibur anak-anak korban banjir untuk menghapus duka dan rasa trauma.

Diantaranya adalah dengan membacakan dongeng serta pemutaran film yang menghibur. “Kami sudah beberapa kali mendatangi lokasi pengungsian untuk melakukan trauma healing. Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan kami lakukan,” kata Kepala DP3APPKB Kabupaten Benteng, Sri Haryati Prasetya SSTP MPd.

Lebih lanjut, Sri menuturkan, pihaknya juga telah menggandeng pihak lain dalam melakukan trauma healing. Yakni, kerjasama dengan psikolog dan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI). “Bantuan dari relawan juga sungguh luar biasa. Semoga apa yang telah dilakukan bisa menghapus rasa takut, cemas dan kekhawatiran anak-anak terhadap bencana banjir yang telah dialami,” kata Sri.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*