Warga Enggano Gelar Aksi Damai

IST/BE
Masyarakat Enggano melakukan aksi damai di depan Kantor Camat Enggano, Kamis (6/2).

ENGGANO, bengkuluekspress.com – Demi mengutarakan keluh kesahnya terhadap permasalahan yang terjadi di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Khususnya permasalahan BBM, Kamis (6/2) masyarakat Kecamatan Enggano menggelar aksi damai di depan kantor camat Enggano. Untuk diketahui aksi damai oleh masyarakat Enggano ini, bukan hal yang pertama kalinya namun aksi ini adalah aksi yang ke 2 kalinya di lakukan.

Koordinator lapangan aksi damai, Suwaidi Ka’arubi mengatakan, aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk ungkapan segala keluh kesa yang di rasakan oleh masyarakat terkait kelangkaan BBM yang terjadi di pulau Enggano. Akibat dari tidak adanya BBM yang sudah satu bulan tidak masuk, listrik di pulau enggank menjadi padam. Sehingga pada malam hari pulau Enggano gelap gulita, nelayan tidak dapat melaut dan anak-anak menjadi kesulitan untuk berangkat ke sekolah.

“Ya, aksi damai yang kami lakukan ini sebagai bentuk keluh kesahnya terhadap permasalahan yang terjadi saat ini,” kata Suwaidi

Selain itu, Suwaidi juga menambahkan bah2a dalam aksi ini pihaknya juga menuntut perbaikan jalan antar desa, serta di percepatnya perbaikan pelabuhan kahyapu yang menjadi tempat bersandarnya kapal ferry.

“Kami juga meminta untuk perbaikan jalan antar desa dan juga pelabuhan Kahyapu untuk sgera diperbaiki,” ungkapnya.

Dengan adanya aksi ini, Suwaidi Ka’rubi sangat berharap pemerintah daerah dan provinsi hingga pusat agar benar-benar memperhatikan masyarakat enggano yang kerap mengalami kesulitan.

“Kami mengharapkan seluruh pemerintah baik pusat, provinsi dan daerah untukndapat memperhatikan kami disini,” harapnya.

Sementara itu, Camat Enggano Marlansius menuturkan, bahwapihaknya bersama aparat penegak hukum menyambut baik kehadiran masyarakat Enggano yang menyampaikan aspirasinya. Pihaknya akan segera di tindak lanjuti sehingga permasalahan-permasalan yang timbul di pulau enggano dapat segera teratasi.

“Pada intinya kami dari pihak pemerintah daerah sanagt mengapresiasi apa yang dilakukan oleh masyarakat, dan kami akan segera menindaklanjuti permasalahan ini untuk segera diatasi secepatnya,” tukasnya.(127)

Tuntutan dalam Aksi Damai tersebut antara lain :
a. Menyampaikan tentang kelangkaan BBM di Pulau Enggano kepada pihak Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten agar dapat segera mendistribusikan BBM ke Pulau Enggano, dikarenakan untuk pasokan BBM tersebut sudah habis sama sekali untuk seluruh jenis BBM.

b. Menyampaikan tentang kemajuan Kecamatan Enggano yang selama ini masih belum ada kemajuan yang cukup berarti apabila dibandingkan dengan Kecamatan lainnya baik itu yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara secara terkhusus, dan Provinsi secara umumnya.

c. Menanyakan kepada Pihak Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Utara tentang kesanggupan Pemerintahan Kabupaten dalam mengolah dan memajukan Kecamatan Pulau Enggano, apabila tidak ada tanggapan dari pihak Kabupaten maka seluruh Elemen Masyarakat Enggano, baik dari Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda akan menyatakan melepaskan diri dari Kabupaten Bengkulu Utara.