Warga Diserang Beruang

Jefryy/BE - Patani karet (duduk di tempat tidur rumah sakit) yang menjadi korban keganasan Beruang Madu di kebun karet miliknya, Minggu (28/1).
Jefryy/BE – Patani karet (duduk di tempat tidur rumah sakit) yang menjadi korban keganasan Beruang Madu di kebun karet miliknya, Minggu (28/1).

LUBUK SANDI, Bengkulu Ekspress – Keberadaan Beruang madu di kawasan Seluma, kini mengancam keselamatan warga. Sebab, kini beruang tersebut menyerang manusia. Berbeda dari sebelumnya hanya menampakkan diri dan memangsa herwan ternak saja. Sekitar pukul kemarin sekitar Pukul 11.00 WIB, kemarin (28/1), seorang warga Desa Tumbuuan, Kecamatan Lubuk Sandi, Tarmizi (56) diserang beruang madu tersebut.

Tubuhnya dicakar hingga pahanya terluka dan jari kakinya pun putus dan potongan jarinya dimakan beruang.
Data berhasil di himpun BE, Keganasan beruang beruntung diketahui saksi Yayat (60), warga Desa Tumbuan yang juga buruh harian penyadap karet yang bekerja di dekat korban. Setelah saksi mendengar suara gaduh dan jeritan minta tolong dia pun bergegas mendatangi arah suara. Setelah didatangi, saksi sudah mendapati korban sedang diterkam dari belakang oleh beruang. Saksi juga mendapati jari dan pakaian celana kiri korban sudah robek akibat dicakar beruang itu.

“Tanpa diketahui korban tiba-tiba ada seekor Beruang Madu dewasa yang langsung menyerang korban dengan mencakar paha kiri serta menggigit jari kaki kiri korban yang menyebabkan jari manisnya mengalami luka parah,” kata saksi.

Diceritakan saksi, pada waktu itu korban sedang menyadap karet di kebun karet miliknya yang letakya bersebelahan dengan kebun milik saksi. Saat diserang beruang itu, korban berusaha memberontak agar gigitan beruang terlepas. Setelah berhasil melepaskan diri, korban langsung bersusah payah lari menjauhi beruang sambil berteriak minta tolong. Saksi yang kebetulan sedang bekerja menebas rumput di kebun milik tersebut selanjutnya memberikan pertolongan dan mengantar korban pulang ke rumahnya dengan berboncengan motor.

“Sampai di rumah korban langsung dibawa ke puskesmas, namun kerana peralatan kurang maka korban di bawa ke RSUD Seluma,” sampainya.

Terpisah, Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK didampingi Paur Humas Ipda Agus kepada BE menuturkan, warga warga dimangsa beruang sudah sampai ke Polres Seluma, dan saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis ke Bengkulu. Mengingat sesampainya di RSUD Seluma luka yang dialami korban cukup besar pada kakinya sehingga harus di rujuk kembali ke RSUD M Yunus Bengkulu.

“Dari hasil rontgen diketahui manis kaki kiri korban benar-benar putus akibat gigitan beruang tersebut sehingga harus dilakukan tindakan operasi.”sampainya
Ditambahkan, keganasan beruang ini terjadi di duga akibat habitat beruang sudah terganggu dan pasokan makanan di kawasan hutan sudah tidak tersedia lagi. Sehingga memilih mencari makan ke pemukiman dan perkebunan warga. (333)