Warga Diimbau Tak Lewati Sungai Bantal

foto : IST

MUKOMUKO, Bengkuluekspress.com – Satu unit mobil dump truk diketahui terbalik di sungai Bantal Kanan, tepatnya berlokasi antara Desa Sido Mulyo – Desa Lubuk Selandak Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko, kemarin pagi (19/6). Ini diduga pemilik kendaraan memilih melewati sungai tersebut. Sedangkan jembatan beton yang akan dilanjutkan pembangunannya oleh pemerintah belum dapat dilakukan tahun 2020 ini, tetapi akan dilanjutkan tahun 2021 mendatang. Warga diimbau tidak dulu melewati sebelum jembatan tersebut sebelum selesai dibangun.

“Kami ingatkan warga jangan memaksakan diri melintas, karena jembatan yang dibangun pemerintah belum selesai,” ujar Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi ST MT melalui Kepala Bidang Bina Marga Budiarto ST, kemarin (19/6).

Menurutnya, pada tahun 2019 lalu jembatan dengan panjang sekitar 60 meter itu telah dibangun tahap satu berupa kontruksi bawah. Dan telah direncanakan dibangun pada tahap kedua tahun ini hingga bisa digunakan masyarakat. Dikarenakan adanya refocusing anggaran dikarenakan Pandemi Covid-19, sehingga lanjutan pembangunan tersebut tertunda. Namun akan dianggarkan kembali di tahun 2021 mendatang.

“Pemkab Mukomuko dalam hal ini eksekutif dan legislatif telah berupaya maksimal untuk membangun jembatan tersebut. Dikarenakan virus corona, anggaran di APBD dilakukan refocusing sehingga untuk lanjutan pembangunan itu tertunda,” bebernya. Budi mengaku, warga bisa melintas jalan alternatif lainnya. Yakni jembatan gantung berlokasi di sungai Bantal Kiri di desa tersebut. Tetapi tidak bisa dilewati angkutan mobil truk.

“Sudah kami cek di lapangan, jembatan gantung bisa dilewati oleh mobil – mobil kecil untuk mengangkut hasil pertanian, dan bukan untuk dilalui mobil dump truk. Yang jelas pemerintah telah mengakomodir untuk kepentingan masyarakat banyak. Hanya saja tertunda dan akan dilanjutkan tahun depan,” lanjut Budi. (900)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*