Warga Bengkulu Utara Temukan Patung Naga

BATIKNAU, BE – Sebagian besar masyarakat, Bintunan, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) gempar. Ini setelah Samsinarwani (53), warga desa Bintunan, Kecamatan Batiknau, Kabupaten BU menemukan patung naga antik berlapiskan kuningan saat akan mencari kayu bakar di dekat rumahnya.

Ia menemukan patung itu sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (26/5). Lantaran takut terjadi hal yang tidak diinginkan Samsinarwani baru memberitahu kepada wara sekitar pada Rabu (27/5). Sontak saja warga sekitar langsung berduyun-duyun hendak menyaksikan patung naga itu, hal ini wajar kejadian seperti ini baru sekali terjadi.

Saat ditemukan, patung dalam posisi berdiri dan beralaskan kain sarung motif kotak. Patung yang memiliki berat 1 Kg dan panjang 40 centimeter ini diyakini warga sekitar tidak bisa terbang lantaran kaki kiri bagian depan patah. Karena tidak bisa dimanfaatkan lagi, maka patung ditinggal begitu saja oleh pemiliknya.

Dikatakan, Samsinarwani, sebelum menemukan patung ini ia bermimpi didatangi 2 pria dan 2 wanita. Memberitahu bahwa kepada dirinya, 4 orang itu akan membakar proyek jalan didekat rumahnya. Mendengar hal itu, Samsinarwani kemudian mengatakan untuk tidak membakar proyek itu.

“Sebelum menemukan patung ini, malam itu saya bermimpi didatangi 4 orang, 2 laki-laki 2 perempuan. Dia mendatangi saya, mengatakan akan membakar proyek, jelas saja saya tidak memperbolehkan. Saya mengatakan kepada mereka, mengapa proyek dibakar, apa ada yang salah . Kemudian mereka pergi setelah saya mengatakan itu,” kata ibu 4 anak ini.

Ditambahkannya, setelah ia menemukan patung naga itu, setiap malam ia bermimpi aneh. Salah satunya ia bermimpi menemukan bayi, kemudian ada orang yang ia tidak kenal mengatakan ia harus mengurusi bayi itu sampai besar. Dia juga mengaku kurang tidur sejak menemukan patung itu.

Saat BE menanyakan jika ada yang ingin membeli patung itu, ia mengatakan tidak akan menjual patung itu berapapun harga yang ditawarkan. Namun tidak tahu untuk hari selanjutnya, ada kemungkinan ia akan menjual patung itu.

“Sudah banyak yang akan membeli patung ini, tapi saya tidak mau. Saya masih ingin patung ini berada dirumah. Tapi saya tidak tahu untuk kemudian hari, bisa jadi saya jual untuk memenuhi kebutuhan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ridwan (60), suami Samsinarwani mengatakan, patung ini ditemukan ditempat yang dikenal warga sekitar angker, tempat itu bernama Tapak Musuh.
“Saya tidak tahu pasti benda ini dari mana, mungkin berasal dari Cina. Yang jelas ibu menemukan patung ini ditempat yang dikenal angker, warga sini biasa mengatakan Tapak Musuh nama lokasi itu. Sekitar 1 Km dari rumah saya tempatnya,” kata Ridwan.(167)