Warga 2 Desa di Kepahiang Siaga Banjir


Doni/BE
Latihan megitasi bencana BPBD Kabupaten Kepahiang.

 

UJAN MAS,bengkuluekspress.com – Setiap tahunnya saat musim hujan melanda, Kabupaten Kepahiang khususnya warga Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam Kecamatan Ujan Mas dihantui akan terjadinya banjir. Warga setempat takut akan meluapnya alir sungai Gergasan dan Air Lanang yang melintasi pemukiman warga dikedua desa tersebut.
Diungkapkan Kades Tanjung Alam, Feri beberapa minggu ini pemerintah desa dan masyarakat sudah siaga tingkat tinggi hingga begadang hampir setiap malam, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu air banjir naik kepemukian warga.
“Tadi malam air sungai sudah sampai ke atas jembatan, karena hujan terjadi dari sore sampai malam,” ungkap Feri.

Menurut Feri, tingginya curah hujan membuat rasa takut masyarakat mingkat karena khawatir akan terulangnya banjir bandang seperti tahun 2019 lalu. Terlebih lagi hingga sekarang belum tindakan nyata untuk mengantisipasi luapan air bendungan sungai musi yang setiap waktu bisa meremda hampir seluruh rumah masyarakat desa.
“Tidak banyak yang bisa diperbuat pemerintah desa dan masyarakat, karena permasalahan ini seperti tidak ada solusi,” tuturnya.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang mengambil tindakan siaga bencana dengan menyiapkan berbagai perlengkapan, diantaranya siaga perahu karet dan peralatan evakuasi, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu banjir melanda.
“Siaga mencana dengan menyiapkan peralatan hingga tim yang selalu memantau kondisi,” ungkap Kepala BPBD Kepahiang, Ir Topik.

Bahkan Rabu pagi (24/3), BPBD Kepahiang melakukan pelatihan mitigasi bencana kepada para relawan agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan evakuasi terhadap korban bencana. Pelatihan diikuti puluhan relawan siaga bencana diaula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*