Warem Pantai Panjang akan Ditindak

Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Selain menjaga kebersihannya, aksi nyata Pemerintah Kota Bengkulu dalam mengelola Pantai Panjang juga akan menyentuh warung remang-remang (warem). Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menuturkan, Pemkot akan menertibakan warung-warung yang diduga menjadi tempat prostitusi dan menjual tuak.

Wawali menuturkan, hal ini juga berdasarkan mandat dari Walikota Bengkulu, Helmi Hasan yang ingin benar-benar mewujudkan Bengkulu sebagai Kota yang Bahagia dan Religius. Tak ingim berlama-lama,pembinaan terhadap para pedagang dan pemilik warem itu pun akan dimulai pada Sabtu besok (25/01).

Tak hanya itu, demi kenyamanan dan estetika kawasan wisata kebanggaan Bengkulu tersebut, pemkot juga akan mulai menindak poster-poster vulgar tak ramah anak ditempat – tempat hiburan malam yang berdiri di sepanjang kawasan Pantai Panjang.

“Warem-warem itu nanti akan kita tutup. Tapi kita tidak ingin gegabah, belajar dari aksi sebelumnya, kita tidak akan langsung merobohkan tanpa pembinaan lalu akhirnya mereka beroperasi kembali. Jadi besok semua warung yang masih berdiri disurvei oleh OPD penanggung jawab, karena kan setiap OPD sudah punya titik wilayah masing-masing. Nanti dilihat apakah masih ada praktik prostitusi. Nanti warung tersebut akan diberi tanda silang untuk memudahkan kita melakukan pengawasan,” pungkas Wawali. (ibe)