Wanita Rambut Terpanjang di Benteng Dibakar Ujungnya, Bisa Obati Anak Sakit

BOLEH dipercaya atau tidak, tetapi ini benar-benar nyata, di Dusun I Desa Abusakim Kecamatan Pondok Kelapa, seorang ibu dua anak Kusmawati (31), memiliki mahkota kepala atau rambut dengan panjangnya sekitar 1,5 meter hingga batas lututnya.
Pihak keluarga mempercayai jika rambutnya dibakar dapat mengobati sakit dialami anaknya, seperti batuk dan demam. Berikut laporannya.

Novriyanto, Pondok Kelapa  

wanita rambut terpanjangDiakui Kusmawati, dia memanjangkan rambut sejak berumur 19 tahun atau sejak 12 tahun lalu, hingga saat ini walaupun telah bersuami dan memiliki 2 orang anak. Sesuai nasehat dari neneknya Khasinah (67), agar tidak memotong rambut, jika panjang harus dibakar ujung diambil untuk obat. “Jika dipotong juga tidak boleh karena akan mengurangi rejeki, jadi saya selalu membakar dan abu bakarnya untuk obat dan ada khasiatnya,” akunya.
Diceritakannya, sebenarnya rambutnya baru saja dibakar karena tak tahan kepanjangan yang mengganggu aktivitas di kebun. Dua bulan yang lalu, rambutnya sepanjang 2,5 meter hingga mencapai tanah dan langsung dibakar.
“Kalau saya tidak bakar, bisa jadi sekarang sudah 3 meter panjangnya. Saya susah masuk ke bawah sakit dan mengganggu,” terangnya.
Menurutnya,   untuk di wilayah Pondok Kelapa khususnya baru dia yang memiliki rambut sepanjang 1,5 meter. Bahkan dia yakin di sekitar daerah Benteng belum ada perempuan yang mempertahankan mahkota kepala itu hingga seperti wanita ini. “Saya merawatnya dengan baik dan memakai sampo untuk keramas, dan sampai sekarang sepanjang apapun tidak pernah gatal atau panas,” ujarnya.
Dikatakannya, untuk kegunaan abu bakar rambut hanya bisa mengobati anaknya yang sedarah dengan dia. Jika orang lain belum pernah dicoba, dan anaknya setiap diobat abu rambut tidak perlu ke paramedis.
“Asal anak saya batuk atau demam, langsung saya bakar sedikit dan masukkan dalam minum. Tidak lama kemudian selang beberapa menit selalu sembuh anak saya,” tutupnya.(**)