Walikota Tidak Mampu Tertibkan PKL di Jalan Kedondong?

PKL-Pasar-PanoramaPara pedagang sayur berjejer di kios-kios pasar tradisional Panorama kota Bengkulu resah.  Pasalnya pedagang kaki lima (PKL)  yang  berjual sayuran dan mangkal di pinggir jl. Kedondong tidak pernah ditertibkan oleh petugas.  Dampaknya, dagangan para pedagang yang berada di dalam kios sepi pembeli.  Pasalnya para pembeli lebih suka berbelanja di pinggir jalan karena lebih mudah dijangkau.

Salah satu pedagang cabe yang berjualan di kios Pasar Tradisional Panorama Kota Bengkulu, Halimah kepada bengkulueksspres.com Jumat, 22/02/2013 mengaku jengkel dengan pembiaran PKL di Jalan Kedondong tersebut. ”Saya jengkel dengan pedagang yang mangkal di luar sana.  PKL disana membuat pembeli malas untuk masuk ke kois-kios di dalam pasar.  Mereka lebih suka memilih dan membeli barang  yang berada diluar ( pinggir Jl. Kedondong).  Hal ini berimbas pada penjual lainnya karena di dalam pasar sepi pengunjung, “ ungkapnya penuh emosi.

Keresahan pedagang sayuran yang berada didalam pasar Tradisional Panorama kota Bengkulu semakin menjadi setiap harinya.   ”Karena dibiarkan dan tidak ditertibkan oleh petugas pasar, PKL di jalan tersebut setiap hari semakin ramai.  Pedagang yang berjualan di dalam, sebagian saat ini juga ikut berjualan di luar.  Auning yang mereka miliki di dalam dibiarkan kosong.  Kalau kondisi ini dibiarkan, kapan pasar ini bisa tertib dan berjalan baik.  Saya mau tanya apakah Walikota tidak mampu menertibkan PKL di Jalan Kedondong ini?  Mana Perubahannya?,” ungkap  pedagang bawang merah dan bawang putih di salah satu kios Pasar Panorama, Yusman.

Ia mengatakan,  pedagang yang berjejer di Jalan Kedondong mengakibatkan barang-barang yang dijual di kios tidak laku.  Hal ini berakibat pedagang harus menanggung rugi setiap hari.  ”Kami ini berdagang   bukan untung malah buntung yang membuat saya tambah jengkel uaning kan sudah disediakan, mengapa pasar tidak ditata juga,”ungkapnya.

Ia mengharapkan pada pemerintah supaya lebih tegas dalam menertibkan pedagang  yang berada dipingir Jalan Kedondong untuk kembali masuk ke auningnya.  ”Kalau perlu berikan sanksi bagi yang melanggar,” tambahnya.(Mg4).