Walikota Sidak Pasar

BENGKULU, BE – Setelah meninjau suasana Pasar Percontohan Nasional (PPN) Panorama Bengkulu Jumat (20/7) lalu, Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH dan rombongan kemarin (21/7) meninjau Pasar Minggu. Rombongan walikota ini turun untuk geliat ekonomi masyakarakat Kota Bengkulu sekaligus memantau kenaikan harga dan stok kebutuhan pokok pada awal Ramadhan ini. Kemudian sorenya sekitar pukul 16.00 WIB, walikota beserta para asisten, kadis perindag, kadishubkominfo dan beberapa pejabat kota kembali menggelar sidak di beberapa titik Pasar Ramadhan. Menariknya, dalam sidak di Pasar Minggu kemarin, Kanedi melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat. Pasalnya tiap berjalanan mengunjungi lapak dan kios para pedagang, Bang Ken menghampiri dan berbelanja. Seperti membeli buah jeruk, sandal, kopi dan makanan ringan lainnya. Namun setiap membeli jajanan yang ada di pasar, Bang Ken selalu memberikan kata isyarat kepada pedagang dengan menyebutkan kata “Lanjutkan”.“Bang Ken beli dagangan kami ini, mudah-mudahan Bang Ken bisa kembali melanjutkan memimpin Kota Bengkulu,” celutuk seorang pedagang. Celetukan tersebut langsung disambut tawa warga dan para pedagang lainnya, termasuk Bang Ken sendiri yang langsung menyebutkan lanjutkan. “Kami hanya ingin meminta kepada Pak Wali untuk selalu memperhatikan pedagang kecil seperti kami ini saja. Dengan tidak menggusur kami,” ujar seorang pedagang manisan kepada Kanedi. Dikonfirmasi usai kunjungan, Bang Ken mengatakan kegiatannya bukanlah kampanye atau ada kaitannya dengan politik. Karena menurutnya, seorang walikota harus turun ke bawah untuk melihat kondisi para pedagang dan memantau harga sembako awal bulan puasa ini. “Terserah orang mau menilai apa, mau bilang kampanye boleh-boleh saja. Tapi kedatangan saya ke pasar ini hanya sebagai Walikota Bengkulu untuk memantau dan melihat kestabilan harga dan pasokan suplai barang, serta geliat ekonomi yang telah menjadi program utama Pemerintah Kota Bengkulu,” kata Bang Ken. Ia juga menegaskan, kedepan pihaknya akan terus memantau pasar terutama jika terjadi lonjakan harga yang sering terjadi pada bulan puasa seperti saat ini. “Kalau saat ini memang harga sembako sudah ada yang mengalami kenaikan, tapi masih dalam tahap kewajaran. Untuk itu, kedepannya kami terus memantau harga di pasar ini dan langsung memberikan solusi jika terjadi lonjakan harga,” jelasnya. Dilanjutkannya, salah satu cara untuk menekan tejadinya lonjakan harga yakni dengan menjaga stok barang. Karena bila stoknya berkurang atau habis makan harga pun melambung tinggi. “Kami terus memantau, jika stok yang kurang maka langsung dicarikan solusinya dengan mendatangkan dari luar,” bebernya. Selain memantau kondisi, harga dan keadaan pedagang, Walikota juga memeriksa langsung jika ada kios atau lapak dimiliki oleh pejabat Kota Bengkulu. Karena ia tidak menginginkan ada pejabat kota yang memiliki kios atau lapak. “Saya juga ingin memastikan bahwa lapak atau kios ini semuanya milik pedagang, dan tidak ada milik pejebat kota. Kalau ada pejabat yang memiliki kios, maka langsung saya copot jabatannya, karena kios hanya murni untuk pedagang kecil dan menengah,” tegasnya. Sedangkan turun ke pasar Ramadhan dilakukan dalam rangka untuk melihat langsung suasana hari pertama di pasar Ramadhan. Karena ia sangat berharap pasar Ramadahn dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kecil di Kota Bengkulu. (400)