Walikota Siapkan Rafles City Hotel Sebagai RS Penyangga Khusus Covid-19

FOTO IMAN/BE – Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wawali Dedy Wahyudi.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Setelah Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) milik Pemkot Bengkulu ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan langsung menyiapkan tempat untuk mengisolasi pasien khusus covid-19. Ada beberapa tempat yang rencananya bakal dijadikan rumah sakit penyangga yakni Rafles City Hotel, dan eks Terminal Betungan.

“Ada Rafles City yang akan kita jadikan rumah sakit penyangga agar RSHD itu betul-betul untuk yang non covid-19 karena yang sakit bukan karena covid-19 saja kan. Kemarin pihak Rafles City minta ganti Rp 1,6 miliar, nah ini kita tanya dengan APH dulu dibolehkan apa tidak, kita tidak langsung mau sembarangan bayar karena nanti beresiko hukum dikemudian hari,” ucap Helmi, Senin (27/4).

Sesuai instruksi menteri, penggunaan dana covid-19 harus digunakan se efektif mungkin. Inilah yang membuat pemerintah Kota Bengkulu harus mendiskusikannya terlebih dahulu kepada aparat penegak hukum.

Sebagai contoh, awalnya pemerintah Kota Bengkulu berencana membagikan bibit kelapa sebagai cadangan bahan langan, namun hal tersebut tak sesuai dengan yang dimaksudkan dalam instruksi menteri sebagai ketahanan pangan dan langsung dihapuskan dari daftar dan digantikan dengan jagung.

Walikota meminta kepada Dinas Kesehatan dan RSHD sebagai ahli dalam bidang ini untuk mengkonfirmasi kesesuaian tempat untuk ruang isolasi pasien covid-19. Rencana tersebut saat ini sedang dalam pembahasan bersama APH untuk disetujui boleh atau tidaknya dana covid-19 digunakan. (Imn)