Walikota Berikan Bantuan Ambulan dan Minibus ke Kampus UMB

FOTO IMAN/ BE – Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan secara simbolis kunci mobil ambulan kepada Rektor UMB, Sakroni, Senin (21/09).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemkot Bengkulu memberikan bantuan 1 unit mobil ambulans dan 1 unit minibus sebagai kendaraan operasional serta bantuan pengaspalan lahan parkir di kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Bantuan tersebut diserahkan langsung Walikota Bengkulu Helmi Hasan kepada Rektor UMB Sakroni, Senin (21/09).

Tak hanya itu, dalam waktu dekat Pemkot Bengkulu juga akan menyerahkan 1 unit mobil lagi merek HS untuk kendaraan operasional dosen di UMB yang memiliki kapasitas 16 penumpang. Helmi mengatakan Pemkot Bengkulu memang ingin membantu UMB karena selama ini UMB sudah banyak sekali menorehkan kebaikan untuk Kota Bengkulu sehingga wajar pemkot membalas kebaikan itu agar hubungan baik terus berjalan.

“Bantuan ini memang bagian dari program pemerintah Kota Bengkulu yang menghadirkan kebahagiaan. Sebenarnya ini hubungan yang cukup lama dengan UMB dan sekarang hanya meneruskan dengan memberi dukungan dari pemerintah kota. Nanti ada tambahan lagi mobil untuk operasional dosen untuk menunjang kinerja,” ujar Helmi.

Apalagi lanjut Helmi, UMB punya 2.000 lahan yang akan dikerjasamakan dengan Kemenhan untuk ketahanan pangan agar bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman produktif. Mobil tersebut diharapkan berguna untuk meninjau lahan yang akan digunakan untuk menunjang ketahanan pangan bekerjasama dengan kemenhan.

“Untuk mendukung itu, tentu memerlukan transporrasi untuk mereka (UMB) melakukan pemantapan lahan. Maka pemkot mengapresiasi program itu karena pemerintah pusat juga mengingatkan kita fokus kepada ketahanan pangan,” kata Helmi.

Sementara Rektor UMB, Sakroni menyampaikan terima kasih kepada walikota dan wakil walikota yang selama ini sudah banyak memberikan bantuan kepada UMB. Dengan telah diterimanya bantuan kendaraan operasional dan ambulans, ia berharap bisa memperlancar kegiatan mahasiswa untuk praktek ke lapangan, ke puskesmas-puskesmas dan lainnya.

“Bantuan ini sebenarnya realisasi dari permohonan kita sekitar setahun yang lalu. Kebetulan pak walikota menyaksikan langsung kebutuhan kita pada saat melakukan KKN yang saat itu tamu kita dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah sudah terealisasi,” kata Sakroni. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*