Walikota Bengkulu dan Dirut PDAM Launching HD Water, Air Mineral Kemasan PH 8+

FOTO IMAN/BE – Walikota Bengkulu Helmi Hasan melaunching dan memperkenalkan HD Water kemasan produksi PDAM Kota Bengkulu, Jumat (25/09).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Dirut PDAM Tirta Dharma Sjobirin Hasan, Jumat (25/09) melaunching HD Water air mineral kemasan. HD water merupakan air mineral dengan kandungan PH +8 yang pada tahun depan mulai akan diedarkan di pasaran. Meski belum akan dipasarkan, saat ini HD water sudah diperkenalkan di berbagai tempat untuk dicoba oleh masyarakat.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, HD water merupakan hasil inovasi PDAM Kota Bengkulu selain tugas pokoknya menyalurkan air bersih ke masyarakat. Peluncuran produk Thirta Dharma ini juga langsung dites oleh Helmi dengan meneguk kesegaran air mineral kemasan asli produk Kota Bengkulu itu.

“Alhamdulillah ini sebuah inovasi yang bagus untuk PDAM Thirta Dharma. Air ini kualitasnya bagus, enak diminum. Semoga HD water ini nantinya menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu. Bukan hanya air minum dalam kemasan saja, kita juga berencana membuat kemasan galon apabila ini nanti pemasaran produk massalnya laku keras dan makin diminati,” kata Helmi.

Sementara itu, Dirut PDAM Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan menjelaskan, ide produksi hidayah water dicetuskan oleh Walikota Helmi Hasan yang berharap PDAM memiliki produk baru selain di bidang air bersih. Rencananya di Hidayah Water ini ada perbedaan dari air mineral lainnya yakni kandungan PH diatas 8.

“Kami memperkenalkan jika kami memiliki produk baru air mineral kemasan siap minum yang memiliki PH diatas 8. Kami melakukan differenisasi minimal untuk produk lokal, kita memiliki keunggulan. Mohon doanya Insyallah bisa sukses dan barokah,” jelas Sjobirin.

HD atau Hidayah Water tersebut diproduksi dari sumber mata air Taba Lagan yang difilterisasi sedemikian rupa sehingga memiliki kandungan PH tinggi. Produk tersebut rencananya bakal diproduksi massal pada awal tahun depan dan diedarkan dipasaran.

Saat ini, tambah Sjobirin, fenetrasi produk yang keluar dari area bisnis yang selama ini dilakukan harus memiliki keunggulan dibanding produk lain. Sasaran pemasaran produk HD water juga nantinya adalah wilayah pelanggan yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap PH air.

Selain itu, pemasaran produk AMDK milik Pemkot Bengkulu ini masih menunggu proses perizinan termasuk perda. Berdasarkan PP No 54 yang terbaru perda untuk PDAM statusnya harus diubah dari PT menjadi Perum atau Persero. (Imn/Adv)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*