Wali Kota Panen Lele

REWA/BE
Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan SE didampingi Kepala DKP Kota Bengkulu, Syafriandi saat memanen ikan lele di kolam Balai Benih Ikan (BBI) Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Kamis (28/11).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikananan (DKP) Kota Bengkulu melakukan panen perdana budidaya ikan lele sebanyak kurang lebih 2 ton di kolam Balai Benih Ikan (BBI) Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Kamis (28/11). Panen ikan lele tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Bengkulu, Helmi Hasan SE.

“Panen lele ini merupakan program sejuta ikan dan salah satu visi untuk mendorong sektor perekonomian dan meningkatkan konsumsi ikan darat,” kata Helmi Hasan.

Ia mengatakan, dengan adanya program sejuta ikan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak hanya bergantung terhadap ikan laut saja, akan tetapi ikan air tawar juga tersedia banyak. “Kalau di laut ikannya tentu sangat terbatas dan sulit dijangkau, sedangkan yang di darat ini semua orang bisa menjangkaunya,” ungkap Helmi.

Ia juga mengatakan, setiap masyarakat bisa lebih produktif untuk menghasilkan kebutuhan hidup sehari-harinya. Salah satunya dengan membudidaya ikan air tawar. Bahkan Pemkot memberikan bantuan bibit ikan bagi masyarakat yang serius ingin membudidayakan ikan air tawar. “Kita bisa penuhi kebutuhan konsumsi sendiri, salah satunya dengan budidaya ikan air tawar ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DKP Kota Bengkulu, Syafriandi mengaku, panen ikan perdana ini diambil sekitar 2 ton lebih untuk ukuran 8 ekor per kilonya. Sesuai arahan dari Wali Kota Bengkulu, ikan-ikan ini nantinya akan diberikan untuk tamu-tamu masjid di Kota Bengkulu. “Ikan lele ini nantinya akan diberikan untuk jamaah yang rajin ke masjid,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya ke depan berencana menambah jumlah kolam budidaya ikan. Bahkan Pemkot berencana menambah kolam budidaya ikan untuk indukan. “Sekarang baru enam kolam, nanti di lahan 1 Hektar ini akan kita penuhi kolam-kolam untuk indukan. Nanti juga kita bakal buat tempat wisata anak-anak muda yang ingin memberi makan ikan ataupun untuk berfoto,” tutupnya.

Sementara, Ketua Forum Pembenih Ikan Bengkulu (FPIB), Nursudin mengatakan berkenaan dengan program Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bengkulu, pihaknya sangat berterimakasih, karena dengan adanya program ini pendapatan masyarakat menjadi lebih baik. “Harapan kami kedepan, semoga pada 2020 kuota bibit ikan bisa ditambah, begitu juga dengan pakan dan terpal untuk menunjang lanjutan kolam agar bisa maksimal,” tutupnya. (999)