Wakil Wali Kota Bengkul Lepas Tim Perkusi Berkompetisi ke Padang

Ist/BE
Wakil Wali Kota (Wawali) Bengkulu) melepas tim festifal Komposisi Musik untuk berkompetisi ke Padang, Sumatera Barat, Rabu (3/9).

BENGKULU, BE – Wakil wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu Dra Rosmayetti MM, melepas tim Kesenian bernama Musium Perkusi asal Kota Bengkulu, untuk berkompetisi pada festival musik tradisi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumatera Barat. Pelepasan berlangsung di halaman kantor Disdik Kota Bengkulu, disaksikan anggota dewan Kesenian Kota Bengkulu, dosen Universitas Bengkulu, serta tim seni Kota Bengkulu, Rabu (3/9).

“Ini prestasi membanggakan, karena mereka (tim perkusi Kota Bengkulu,red) telah masuk finalis 15 besar. Kita doakan bersama sepulangnya juga membawa kemenangan,” ungkap Wawali dalam sambutannya.

Keberangkatan personel tim Perkusi, yang terdiri 12 peserta tersebut ke Padang Sumatera Barat melalui jalan darat. Dengan menggunakan Bus Hidayah dan Doa yang difasilitasi Pemerintah Kota Bengkulu.

Wawali memberikan apresiasi, serta dorongan tim terbaik asal Kota Bengkulu tersebut. Pasalnya, telah berhasil lolos pada babak final 15 besar terbaik dari 33 tim yang terdaftar.

Wawali Dedy Wahyudi berpesan, agar selama berkompetisi untuk menonjolkan kesenian khas Bengkulu sebagai ajang promosi Bengkulu di daerah ranah Minang.

“Selamat berjuang dan teruslah berkarya. Kembalinya ke Bengkulu dengan selamat, besar harapan agar meraih penghargaan dan hasil yang diharapkan, “pesannya.

Koordinator Tim Musium Percussion Bengkulu Dedi Supriadi mengucap rasa syukur pada pemerintah kota Bengkulu yang telah memfasilitasi atas keberangkatannya. Dikatakannya, timnya patut berrsyukur, karena telah mampu masuk 15 tim terbaik dari 33 tim yang terdaftar dalam mengikuti kompetisi tersebut. Untuk itu, ia bersama teman lainnya telah mempersiapkan pembuatan video dengan durasi 10 menit yang diunggah lewat perangkat digital sebagai salah satu syarat lomba.

“Kita diminta hadir langsung ke Padang, Sumbar. Selama dua hari di Padang yaitu 5-6 September, Tim akan tampil dengan membawakan musik kreasi tradisi balutan budaya Minang-Bengkulu secara langsung, Insya Allah kita berikan yang terbaik,” tukasnya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*