Wakapolri Minta Bengkulu Siaga

IST-WAKAPOLRI USAI RAPAT TERTUTUTP INTERNAL  (1)

BENGKULU, BE – Seluruh jajaran Polda Bengkulu diinstruksi siap siaga menjaga kondisi kamtibmas jelang pelantikan anggota DPR RI dan Presiden terpilih. Ini diungkpakan langsung Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Drs Badrodin Haiti saat menyambangi Mapolda Bengkulu, kemarin (30/9).
Dijelaskan Badrodin, seluruh jajaran Polri harus bergerak memantau seluruh kondisi wilayah hukum NKRI. Agar tidak ada kekacauan selama proses perjalanan dua agenda nasional tersebut. “Memberikan pengarahan dan dorongan semangat kepada para anggota dalam menjalankan tugas,” jelas Badrodin, usai memberikan pengarahan kepada perwira tinggi Polda Bengkulu di aula Direktorat Lalulintas Polda kemarin.
Selain itu, Waka Polri juga memberikan suntikan motivasi agar seluruh jajaran Polda Bengkulu terutama para perwira tinggi dapat menjalan tugasnya dengan baik, tepat dan selalu melindungi serta melayani masyarakat. “Hanya memberikan semangat kepada anggota, ditambah lagi ke depan kita akan menghadapi agenda nasional pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih,” tegasnya.
Kegiatan sendiri dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga siang hari, usai memberikan pengarahan tersebut, Waka Polri langsung mengadakan pertemuan tertutup dengan Kapolda serta beberapa pejabat lainya di ruang kerja Kapolda Bengkulu.

Gandeng IOM
Di bagian lain Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri) menggandeng International Organization for Migration (IOM) melatih Polisi Wanita (Polwan). Pelatihan kepada kaum kartini di tubuh Polri tersebut bertujuan untuk meningkatakan kemampuan Polwan dalam menjalankan tugas baik di kantor maupun lapangan.
Selain itu, Polwan juga dituntut memiliki sikap tegas dan tangkap terhadap aksi-aksi kejahatan di wilayah kerja masing-masing. Terutama mengenai kasus perdagangan manusia serta imigran gelap yang memasuki kawasan hukum teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kerjasama IOM dengan Mabes Polri ini bertujuan meningkatkan kemampuan bagi para Polwan, khususnya dalam perkara penyelundupan manusia dan imigran gelap. “Dengan pelatihan ini diharapkan, khususnya Polwan memiliki kemampuan bagaimana cara penindakan serta penyidikan terhadap perkara (kasus) perdagangan manusia maupun imigran gelap,” jelas Waka Polri Komjend Pol Drs Badrodin Haiti saat membuka secara resmi pelatihan Polwan di Horizon hotel kemarin (30/9).
Dalam kesempatan tersebut, Waka Polri menyatakan para Polwan di seluruh jarajaran Mabes Polri harus siap menjalankan tugas di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga diadakan agenda pelatihan kemampuan Polwan diseluruh tingkatan Polri.
Pelatihan sendiri dilakukan dalam rangka mendukung penugasan di seluruh Polsek serta menanggulangi kejahatan penyelundupan manusia. Kegiatan pelatihan sendiri dilakukan diaula hotel Horizoan selama satu hari dari pagi hingga sore hari, dengan pemateri dari IOM Indonesia Julianita Legawa serta IOM Internasional Mr Nabiel Laize, yang memberikan materi tentang penanggulangan kejahatan perdagangan dan penyelundupan manusia.
IOM sendiri memang organisai Internasional yang fokus bergerak dibidang pemberantasan pedagangan manusia. IOM Indonesia membantu Pemerintah Indonesia mengembangkan dan melaksanakan kebijakan, perundang-undangan dan mekanisme administrative migrasi dengan memberikan bantuan teknis dan pelatihan kepada para pejabat migrasi dan membantu para migrasi yang membutuhkannya. (320)