Waiting List CJH 13.143 Orang

RIO-PEMBEKALAN MASIK CJH KOTA (2)RATU SAMBAN, BE – Daftar tunggu (waiting list) calon jemaah haji (CJH) di Provinsi Bengkulu sangat panjang. Bagaimana tidak? Terhitung 10 Mei, CJH yang telah mendaftarkan diri mencapai 13.143 orang. Padahal kuota haji Provinsi Bengkulu hanya 1.614 orang. Artinya setiap CJH yang terdaftar butuh waktu 8 hingga 9 lagi untuk bisa berangkat ke tanah suci.

Pendaftar terbanyak berada di Kota Bengkulu dengan 4.234 CJH. Kemudian disusul Rejang Lebong dan Bengkulu Utara masing-masing 2.121 orang dan 1.748 orang. Selanjutnya Mukomuko 1118 orang, Kepahiang 1.015 orang, Bengkulu Selatan 930 orang, Seluma 877 orang, Lebong 617 orang dan Kaur 483 orang.

“Jumlah itu akan terus bertambah. Sebab hampir setiap hari ada CJH yang mendaftarkan diri,” tutur Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, H Suardi Abbas SH MH melalui Kabid Haji dan Umroh Drs H Zahdi Taher MHI, kemarin.

Terkait pelunasan Biaya Pelunasan Ibadah Haji (BPIH), kata dia, masih menunggu surat edaran dari Kemenag pusat. Namun  diprediksi pelunasan BPIH akan dilakukan akhir bulan Mei ini. Ia pun mengimbau kepada calon jemaah haji yang berangkat tahun ini  untuk bersiap-siap menyediakan BPIH. “Insya Allah pelunasan sekitar tanggal 20 bulan ini, ” katanya.

Khusus Embarkasi Padang, BPIH yang harus dilunasi sebesar 3.329 dolar AS. Biaya itu meliputi biaya penerbangan haji, pemondokan di Makkah dan Madinah, dan living cost selama menunaikan ibadah haji nantinya.

Persiapan ini penting, karena mulai tahun ini Kemenag hanya membuka satu tahap pelunasan BPIH. Jika ada calon jamaah haji kuota 2013 yang tidak bisa melunasi BPIH pada waktu yang telah ditetapkan, maka nomor porsinya masuk daftar sisa kuota. Sisa kuota ini lantas ditarik oleh Kemenag, selanjutnya dibagikan lagi ke daerah.

Sedangkan rencananya perjalanan haji tahun ini (1434 H),  akan mulai 9 September. Pada tanggal itu jemaah haji dijadwalkan masuk asrama haji dan menginap satu malam. Keesokan harinya gelombang I akan diberangkatkan dari tanah air ke Madinah/Jeddah, dan pada 19 November seluruh jemaah haji akhir jadwal pemulangan jemaah ke tanah air.

“Ummul Quro kan (pengundian pemondokan) belum terbentuk sehingga kita belum tahu kloter berapa dan gelombang berapa diberangkatkan ” terangnya.

Di sisi lain, untuk merealisasikan pelaksanaan embarkasi antara, Kemenag Provinsi tengah melengkapi  catatan-catatan yang diminta Dirjen PHU. Seperti surat pernyataan dari beacukai, surat pernyataan kesiapan DPRD untuk mendukung embarkasi dan menganggarkan mulai  tahun 2013 hingga  seterusnya. Membuat adendum MoU Pemprov Sumatera Barat dan Pemprov Bengkulu serta pernyataan tertulis dari Bandara Internasional Minangkabau. “Rencanya Senin (13/5) kita akan ke Sumbar melakukan adendum dan melengkapi persyaratan yang belum ada. Kita berharap 15 Mei ini berkas tersebut sudah dilaporkan ke pusat,” pungkasnya.(247)