Wabup: Pilkades Serentak Harus Damai

Wakil Bupati Seluma, Drs Suparto, Msi crop
Foto : IST

TAIS, Bengkulu Ekspress – Wakil Bupati Seluma Drs Suparto MSi menegaskan, pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Seluma harus berjalan damai. Dirinya meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sebagai OPD yang bertanggung jawab untuk mulai bekerja. Kemudian, melaksanakan semua tahapan pelaksanaan pikades serentak. serta disampaikan kepada seluruh desa. Setiap tahapan pelaksanannya bisa dipantau secara bersama.

Hal ini disampaikan wabup saat membuka rapat koordinasi (rakor) menjelang Pilkades serentak beberapa hari lalu.
“Karena jumlah desa yang melaksanakan pilkades serentak ini cukup banyak. Jadi Dinas PMD harus bekerja ekstra. Kemudian, semua tahapan harus dilaksanakan dengan baik. Semuanya harus berjalan damai. Jangan sampai ada keributan nantinya,” tegas Wabup.

Sementara itu pilkades serentak sendiri digelar 7 November mendatang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMD Saparudin MPd mengatakan, untuk tahapan pilkades serentak telah di mulai untuk sosialisasi ke-85 desa yang ikut dalam pilkades serentak ini.

“Untuk anggaran pilkades ini sudah dianggarkan di APBD 2019 sebesar Rp 900 juta yang digunakan untuk sosialisasi syarat dan mekanisme pencalonan kades, serta pengadaan surat suara pilkades ini,” tegasnya.

Dalam pilkades serentak ini, ada perubahan aturan. Calon kades tidak harus warga desa setempat, boleh calon dari luar, namun yang harus diperhatikan cakades tidak bisa menjabat jabatan ganda atau bekerja ditempat lain.”Jadi begitu terpilih yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya. Jika tidak, maka tidak bisa dilakukan pelantikan walaupun telah terpilih saat pilkades,” tegasnya lagi.

Tambahnya untuk tahapan sosialisasi ini turun langsung ke-85 desa yang ikut dalam pilkades serentak ini. Sosialisasi yang dilakukan meliputi peraturan dan syarat penjaringan cakades. Termasuk dengan pembentukan panitia pilkades di 85 desa tersebut.

Salah satu desa yang akan menggelar pilkades Desa Simpang Kecamatan Seluma Utara. Pasalnya, jabatan Kades Simpang berakhir pada Februari 2020. Kades Simpang, Aldi Jaya juga mengaku ikut kembali dalam pelaksanaan pilkades serentak nantinya. “Jabatan saya habis Februari 2020. Saya kembali mencalonkan diri pada Pilkades di Desa Simpang nantinya,” tegasnya. (333)