Wabup Kepahiang Tolak Kegiatan Pasar Malam


Ist/BE
Wabup Kepahiang berbincang dengan pedagang di Pasar Kepahiang.

KEPAHIANG,bengkuluekspress.com – Jika sebelumnya setiap tahunnya, ada pelaksanaan pasar malam di kawasan pusat perkotaan Kabupaten Kepahiang saat bertepatan dengan musim panen. Maka ditahun ini sepertinya tidak akan terulang lagi, sebab Wakil Bupati (Wabup) Zurdi Nata SIP menegaskan penolakan pelaksanaan pasar malam.

Penolakkan kegiatan pasar malam ditegaskan Nata saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di wilayah Pasar Kepahiang dan Taman Kota (Tamkot) Santoso, Jum’at (5/3).
“Pasar malam seperti yang saya kata tadi,
manfaat tidak ada, justru banyak negatif dan taman banyak rusak,” tegas Nata.

Ia mengatakan, keberadaan pasar malam ditengah masa panen raya produk pertanian masyarakat di Kabupaten Kepahiang akan merugikan daerah, khususnya masyarakat para pedagang. Sebab pasar malam akan mengundang pedagang musiman yang berada dari luar daerah hingga hasil transaksi di pasar malam kebanyak diangkut keluar Kabupaten Kepahiang.
“Taman ini harus dijaga dan ditata, harapan kita taman kota jadi ikon wisata di Kabupaten Kepahiang,” tuturnya.

Selain itu, Nata juga mengatakan, akan melakukan penataan pasar, supaya keberadaan pedagang menjadi lebih rapi. Menempati los-los atau lapak dagang yang sudah disedikan pemerintah didalam pasar serta kawasan-kawasan yang memang dibolehkan untuk berjualan. “Banyak pedagang dibahu jalan dan trotoal, dalam waktu dekat akan persuasif dengan pedagang. Agar pedagang masuk kedalam los Pasar Kepahiang yang sudah disedikan,” ungkapnya.

Ditegaskannya, karena banyaknya bangunan yang pemanfaatannya tidak optimal di taman kota ini, dirinya meminta kepada Disparpora Kepahiang untuk segera mengambil tindakan agar bisa merubah hal tersebut.
“Disaparpora harus bisa lebih mengoptimalkan bangunan yang ada di taman kota, selain itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH)juga harus berkerja lebih keras untuk menjaga kebersihan,” kata Wabup.
Sementara itu, saat melakukan sidak ke pasar kepahiang, Wabup juga mendengarkan beberapa keluhan dari para pedagang sayur dan pedagang lainnya yang mengeluh karena sejak Pademi Covid 19, dagangan mereka menjadi lebih sepi dari biasanya. Selain itu wabup juga berjanji akan mencari solusi untuk para pedagang sayur yang seirng berjualan di badan jalan sehingga membuat jalan menjadi sempit. “Soal pedagang ini nanti kita lakukan secara persuasif dengan mengundang lintas sektoral dan pedagang untuk duduk bersama agar dapat kembali berjualan didalam los,” tutup Wabup.(320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*