Wabup: Ganti Gadget Anak dengan Buku


foto Ist

CURUP, Bengkulu Ekspress – Untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan telepon seluler atau gadget dengan anak-anak, Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM mengajak para orang tua di Kabupaten Rejang Lebong untuk mengurangi penggunaan gadget oleh anak-anak. Menurut Wabup salah satu alternatif yang bisa dijadikan solusi agar anak tidak ketergantungan dengan gadget adalah dengan mengganti gadget anak-anak dengan buku.

“Untuk orang tua yang memiliki anak yang biasa memagang gadget atau bahkan sudah kecanduan mari kita sama-sama berusaha merubahnya. Salah satunya bisa dengan mengganti gadget dengan buku-buku yang menarik,” sampai Wabup.

Dijelaskan Wabup, buku-buku yang menarik untuk anak-anak seperti buku cerita untuk anak-anak. Agar anak jauh dari gadget maka orang tua juga tidak hanya dengan memberi buku saja sudah selesai, namun orang tua juga harus aktif menceritakan atau membacakan isi dari buku tersebut, sehingga ada komunikasi yang aktif juga antara anak-anak dengan orang tua. “Orang tua juga harus aktif yaitu membacakan buku, seperti buku cerita kepada anak sehingga anak menjadi tertarik, selain akan menjauhi gadget anak-anak juga akan semakin dekat dengan orang tuanya,” tambah Wabup.

Lebih lanjut Wabup mejelaskan, terkait dengan penggunaan gadget sendiri, menurutnya ada dampak negatif dan positif dari gadget. Salah satu dampak negatif bagi anak-anak jika menggunakan secara terus menerus yaitu pada kesehatan mata. Kemudian dampak negatif lainnya adalah akan membuat anak menjadi malas, anti sosial dan berpengaruh terhadap tata krama, norma danlainya. “Kita sifatnya hanya membatasi saja, syukur-syukur bisa menghilangkan kebiasaannya,” tambah Wabup.



Masih menurut Wabup, anak merupakan aset yang nantinya akan tumbuh dan berkembang dan akan menggantikan generasi berikutnya. Oleh karena itu menurut Wabup, sudah sepatutnya, sebagai orang tua, selain selain memenuhi kebutuhan materil anak juga memerlukan kebutuhan lain seperti pendidikan, kasih sayang yang tentu harus terus kita pantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*