Wabup BU Ikuti Rilis Data SP 2020

APRIZAL/BE
Wabup Arie Septia Adinata SE MAP bersama Stakeholder terkait mengikuti video conference pada acara Rilis Bersama Data Sensus Penduduk (SP) 2020, Kamis (21/1)

ARGA MAKMUR, BE – Wakil Bupati Bengkulu Utara (BU) Arie Septia Adinata SE MAP bersama stakeholder terkait mengikuti video conference pada acara Rilis Bersama Data Sensus Penduduk (SP) 2020 dan Data Administrasi Kependudukan 2020 menuju satu data kependudukan Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kepala Badan Pusat Statistik secara virtual di ruang rapat Sekdakab BU, Kamis(21/1).

Dalam rilis data kependudukan semester II yang merupakan tindak lanjut dari selesainya sensus penduduk tahun 2020 oleh BPS, Sekretaris Jendral Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, “Rilis ini tindak lanjut dari selesainya sensus penduduk tahun 2020 oleh BPS dan dilanjutkan sinkronisasi data hasil sensus dengan data pelayanan kependudukan hasil konsolidasi dari 514 Kabupaten/Kota yang dikelola Kemendagri.”

Hasil SP 2020 jumlah penduduk Indonesia sebesar 271.349.889 Jiwa. Ini wujud sinergi yang dilakukan BPS untuk membangun kepercayaan publik bahwa pemerintah Indonesia kompak untuk mewujudkan satu data indonesia yang diawali dengan satu data kependudukan untuk Indonesia maju.”

Sementara itu, Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP ketika dikonfirmasi awak media usai mengikuti vicon tersebut mengatakan, sensus penduduk dilaksanakan sekali dalam 10 tahun. Itu update data jumlah penduduk dengan metode statistik yang sangat akurat, lengkap dan mengetahui data perkembangan penduduk. Karena sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan yang baik hingga tahun ke depannya yang menyediakan data-data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik Indonesia menuju satu data kependudukan Indonesia.

“Karena merupakan update data dengan metode statistik yang paling akurat dan lengkap dan mengetahui jumlah besaran penduduk yang ada, Sensus penduduk yanh dilaksanakan sekali dalam 10 tahun ini sangat penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan yang baik hingga tahun ke depannya,”pungkasnya.(127).

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*