Wabup Bengkulu Selatan Pantau Jembatan Rusak

IST/BE PANTAU: Wabup memantau jembantan gantung di desa Ganjuh, Pino yang rusak, Sabtu (29/8).
IST/BE
PANTAU: Wabup memantau jembantan gantung di Desa Ganjuh, Pino, yang rusak, Sabtu (29/8).

PINO, BE – Kondisi jembatan gantung yang lantainya lapuk di Desa Ganjuh, Pino langsung mendapat respon dari Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Selatan(BS) H Rifai Tajuddin SSos. Wabup langsung memantau jembatan itu ke lapangan. Hasil pengecekan kondisi jembatan itu sangat memprihatinkan dan warga mnegajak warga bergotong royong memperbaikinya.

“Kita sudah cek kondisinya memang memprihatinkan,” kata wabup pada BE kemarin (29/8).

Dikatakan Wabup, dengan kondisi tersebut, dirinya mengajak warga setempat bergotong-royong seperti di desa lain. Bahkan dirinya siap ikut bersama warga bergotong royong mengganti lantai jembatan yang lapuk tersebut.

“Sebelum ada anggaran perbaikan dari APBD, Ayo kita gotong royong. Saya siap ikut turun membantu,” ajaknya.

Irawan, warga setempat membenarkan jika Wabup BS sudah memantau jembatan tersebut. Dirinya mengaku saat ini warga bermusyawarah membahas rencana gotong royong yang digagas Wabup BS tersebut.

“Pak wabup sudah turun dan kami rencananya memperbaikinya secara gotong rotong,” ujarnya.

Dijelaskan Irawan, kondisi lantai jembatan sudah sangat memprihatinkan. Jika lama dibiarkan dapat berakibat patal dan menyebabkan warga terjun ke sungai. Jembatan itu akses warga ke tempat usaha pertanian warga. Selain itu juga sebagai penghubung ke Kecamatan Air Nipis, yakni Desa Maras dan Muara Pandan.

“Semoga secepatnya bisa direbab sebelum ada korban jiwa,” harap Irawan.  (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*