Volume Pengiriman J&T Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Admin Drop Point J&T Cabang Pagar Dewa Kota Bengkulu Kevin Andia Pratama.

BENGKULU, BE – Dimasa pandemi covid-19 saat ini, Perusahaan logistik PT. Global Jet Express (J&T) tidak begitu terdampak. Volume penerimaan paket dari luar Bengkulu justru meningkat.
‘Dalam sehari saja J&T Bengkulu bisa menerima puluhan ribu paket yang harus dikirimkan keseluruh konsumen yang ada di Bengkulu,” ujar Admin Drop Point J&T Cabang Pagar Dewa Kota Bengkulu Kevin Andia Pratama pada BE Selasa (17/11).
Paket tersebut paling banyak dari pemesanan warga Bengkulu, yang berbelanja via online shop. Pengiriman itu dari seluruh daerah di Indonesia. Terbanyak kiriman paket dari Jakarta. Setiba paket kiriman konsumen di kantor J&T Bengkulu, karyawan J&T langsung mengantarkan paket kiriman itu ke rumah konsumen pemesan paket.


Dalam pengiriman paket apabila petugas J&T tidak bisa menemukan rumah pemesan paket. Maka, petugas menghubungi nomor handphone konsumen yang tertera diboks paket. Pemesan paket diminta langsung mengambil paket itu sendiri langsung ke kantor J&T.
Andia menjelaskan penerimaan paket ini meningkat signifian semenjak ada kebijakan pemerintah menerapkan work from homem bagi warga. Untuk menghindari covid-19.
“Nah pada saat itu, aktivitas perkantoran berhenti, lalu pabrik juga juga menghentikan kegiatan produksinya. Ini memberikan dampak juga untuk kami di jasa pengiriman, tapi tidak berlangsung lama,” ujar Kevin Andia Pratama.
Menurutnya, kebijakan Work from home tersebut ternyata melahirkan perubahan pola belanja yang dilakukan konsumen. Untuk membantu pemerintah mengurangi dampak Covid-19, konsumen menjadi lebih sering belanja melalui online.


Hal ini tentu saat dimanfaatkan oleh J&T untuk memenuhi kebutuhan konsumen tersebut. Penerapan Work from home (WFH) menjadi tantangan tersendiri bagi J&T untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Kami optimalisasi jaringan distribusi melalui semua jalur yang masih bisa diakses, baik darat, udara, maupun laut. Apalagi pemerintah telah membangun akses transportasi yang sangat baik, ini juga membantu kami. Selain itu, J&T juga menerapkan prosedur protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat bagi para karyawannya. Kami di bekali masker, selalu cek suhu tubuh dan memberikan vitamin juga,” ujarnya.

Banyaknya aktivitas pembelian yang dilakukan konsumen secara online, membuat J&T berusaha memaksimalkan produk layanan atau fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan saat ini, misalnya digital payment, friendly logistic, dan sebagainya.
J&T juga telah melakukan penambahan kurir untuk mengurangi penumpukan barang yang telah masuk ke dalam Drop Center Kota Bengkulu.
Selain itu, J&T juga banyak menjalin kerja sama dengan para e-commerce atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah masuk dunia digital. Hal tersebut dilakukan agar pengiriman barang menjadi lebih mudah dan bisa cepat diterima oleh konsumen.
“Kami juga melakukan banyak pedekatan ke fisikal store. Nah kita juga banyak membangun jaringan-jaringan di setiap daerah yang ada di Provinsi Bengkulu, sehingga kalau mau kirim barang, bisa lebih mudah. Kami juga terus bikin aplikasi untuk pick up barang, sehingga masyarakat nggak perlu datang ke kantor. Kita bikin semudah itu,” ungkapnya. (Mg1)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*