Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Bengkulu Utara 17 Februari

APRIZAL/BE
Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama pada tanggal 3 Februari lalu, kembali dilakukan vaksinasi tahap kedua yang akan direncanakan pada tanggal 17 Februari mendatang.

ARGA MAKMUR,bengkuluekspress.com – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) direncanakan akan berlangsung pada akhir 17 Februari 2021 mendatang. Dimana pemberian vaksinasi kedua ini masih diperuntukan bagi pejabat publik dan tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan yang sebelumnya telah melakukakn vaksinasi pada tahap pertama yang dilakukan pada (3/2) lalu.
“Ya, tahap kedua vaksinasi rencananya akan dilaksanalan tanggal (17/2) mendatang bagi pejabat publik dan tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan yang disuntik pada (3/2) lalu,”kata Kepala Dinas Kesehatan BU Syamsul Maarief SKM MKes.
Arief menambahkan, bahwa vaksinasi tahap kedua yang menyasar pejabat publik, dan tokoh masyarakat di Kabupaten BU kembali dipusatkan di RSUD Arga Makmur. Selain itu, Arief juga menuturkan terkait dengan jumlah vaksinasi tahap pertama tercatat sudah 80,73 persen itu terdiri dari pejabat publik, tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan atau 1.450 orang. Diharapkan vaksinasi covid-19 tahap kedua nantinya dapat berjalan dengan lancar.
“Mudah-mudahan, pelaksanaan tahap kedua vaksinasi kembali berjalan lancar,”ungkapnya.
Semnatara itu terkait dengan perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten BU, Arief menerangkan, bahwa saat ini jumlah kasus pasien terkonfrimasi positif di Kabupaten BU berjumlah 269 kasus. Sedangkan kasus sembuh saat ini berjumlah 250 orang dan kasus meninggal dunia masih tetap berjumlah 15 orang. Selain itu, masih ada 4 orang pasien yang sedang menjalankan isolasi mandiri.
“Memang untuk kasus terkonfrimasi postif Covid-19 cenderung menurun bila dibandingkan 3 bulan terakhir. Namun demikian untuk kasus tersebut tetap ada penambahan kasus. Maka dari itu, kita selaku tim satgas terus mengimbau kepada masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dan 3 M,”tukasnya.(127)