Vaksin Covid-19 di Lebong Kembali Digelar Usai Lebaran


ERICK/BE
VAKSIN : Sebelumnya Bupati Lebong beserta unsur pimpinan OPD lingkup Pemkab Lebong ketika mendapatkan suntikan vaksin sinovac.

 

LEBONG,bengkuluekspress.com– Batal melakukan vaksin Sinovac terhadap tenaga guru dan lanjut usia (Lansia) di bulan puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong memastikan setelah hari raya Idul Fitri akan dilaksanakan. Vaksin saat ini masih tersedia sebanyak 800 vaksin.
Kepala Dinkes Kabupaten Lebong, Rachman SKM MSi mengatakan, bahwa sebelumnya bahwa telah dijadwalkan untuk vaksin di bulan Ramadan, akan tetapi cukup banyak lansia yang menolak karena sedang berpuasa dan memiliki beberapa macam panyakit.
“Sehingga kita batalkan, namun setelah lebaran nanti akan kita genjot untuk kegoatan vaksinnya,” sampainya, Minggu (09/05).

Menurutnya, dalam pelaksanaan vaksin nantinya dengan target utama tenaga guru dan lansia. Nantinya akan dilihat siapa yang dulu menyatakan ia siap untuk divakisn, maka petugas kesehatan akan langsung melakukan vaksin.
“Sasaran yang minta duluan maka kita vaksin,” ujarnya.

Ditegaskan Rachman, dengan masih banyaknya vaksin yang belum disuntikan atau 800 dosis vaksin) memang cukup banyak orang yang diluar sasaran utama untuk minta divaksin. Akan tetapi karena aturan yang mewajibkan terlebih dahulu tenaga guru dan lansia yang divakisn, maka harus mengikuti aturan terlebih dahulu.
“Kita mengejar sasaran yang wajib dulu,” tegasnya.

Hingga saat ini, sambungnya, penyuntikan vaksin sinovac di Kabupaten Lebong telah menjangkau sebanyak 2.160 orang lebih yang terdiri dari tenaga kesehatan, TNI dan Polri, pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong serta beberapa pihak lainnya termasuk para awakmedia.
“Secara bertahap vaksinasi akan dilaksanakan,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini kasus warga Kabupaten Lebong yang dinyatakan positif Covid-19 ada sebanyak 127 orang. Dari total tersebut sebanyak 125 orang telah dinyatakan sehat dan sisahnya sebanyak 2 orang meninggal dunia.
“Itu data terakhir yang kita dapat dan berharap tidak ada lagi penambahan closter baru,” harapnya.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*