Usut Dana Covid, Kapolres Seluma Minta OPD Kooperatif

TAIS, bengkuluekspress.com – Kapolres Seluma, AKBP Swittanto Prasetyo SIK menegaskan dalam pengusutan anggaran Covid-19 tahun 2020, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pengguna anggaran diminta kooperatif dan mempermudah dalam penyidikan yang tengah dilakukan.

“Kita mengharapkan OPD bisa membantu memberikan klarifikasi dan memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan dihadapan penyidik,” tegasnya.

Diharapkan Kapolres, seluruh surat pertanggungjawaban (SPj) setelah adanya laporan akan penyimpangan penggunaan anggaran Covid-19 sebesar Rp 11,1 M. Untuk melakukan pendalaman akan adanya laporan dari masyarakat dugaan penyimpangan dari anggaran penanganan Covid-19 tahun 2020 lalu. Menurutnya, setiap laporan masyarakat yang masuk wajib dan harus di tindak lanjuti.

“Ada masyarakat yang melaporkan akan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran serta inilah yang kita tindak lanjuti agar laporan masyarakat tersebut bisa terbantahkan atau malah sebaliknya,” ujarnya.

Ditambahkan, jika apa yang dilakukan ini barulah sebatas mengkroscek saja terlebih dahulu. Ke depan jelas akan ada dilakukan klarifikasi kepada masing masing pengguna anggaran Covid-19 ini.

“Kita masih puldata dan pulbaket jelasnya kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu yah,” sampai Kapolres.

Ketika ditanya lebih lanjut, Kapolres Seluma enggan menjelaskan dan merincikan penyimpangan penggunaan anggaran Covid 19 ini. Namun, Kapolres meminta dukungan agar laporan masyatakat akan adanya penyimpangan ini bisa terjawab ada atau tidaknya.

“Tim akan bekerja lebih lanjut kita harap tidak menemukan kendala dalam penyelidikan ini,” harapnya.

Diketahui, jika anggaran Covid 19 di Kabupaten Seluma sebesar Rp 11,1 M dengan rincian peruntukkan dan realisasinya. Pada Dinas Sosial Rp 4 miliar sudah terealisasi Rp3,4 miliar. Kemudian, Dinas Kesehatan Rp2,2 miliar sudah terealisasi Rp2,2 miliar. BPBD Rp1,3 miliar terealisasi Rp958 juta. Dinas Perkim Rp583 juta sudah terealisasi Rp179 juta. Dinas Kominfo Rp100 juta teralisasi Rp62 juta. Dan RSUD Tais Rp2,8 miliar teralisasi Rp2,2 miliar. Dari total anggaran Rp 11,1 miliar sudah terealisasi 9,2 miliar sehingga hanya tersisa Rp1,9 miliar. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*