Usulan Musrenbang Terakomodir 15 Persen

Bupati BU, Ir Mian, anggota DPRD BU, Arazali, Kepala Bappeda BU, Dr Sahat M Situmorang AP MM, Camat Kota Arga Makmur dan Sri Dasa Utama SIP, hadir dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Kota Arga Makmur, kemarin (1/2).
Bupati BU, Ir Mian, anggota DPRD BU, Arazali, Kepala Bappeda BU, Dr Sahat M Situmorang AP MM, Camat Kota Arga Makmur dan Sri Dasa Utama SIP, hadir dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Kota Arga Makmur, kemarin (1/2).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir Mian, mengakui daerah yag ia pimpin memiliki keterbatasan anggaran. Akibatnya, hasil dari Musrenbang hanya dapat diakomdoir 10 hingga 15 persen saja pada 2019. Untuk itu, ia meminta perumusan usulan, dapat benar-benar memperhatikan skala prioritas kebutuhan yang diperlukan masyarakat.

‘’Paling hanya 10 hingga 15 persen usulan yang dapat terelisasikan dari sekian banyak usulan dalam Musrenbang ini,’’ ujar Bupati kepada BE, ditemui usai menghadiri acara Musrenbang RKPD Kecamatan Kota Arga Makmur, kemarin (1/2).

Bupati menambahkan agar dalam Musrenbang dalam dipilah usulan yang dibutuhkan masyarakat dan menjadi skala prioritas untuk dibangun di tahun 2019 mendatang. Disamping itu, masyarakat harus dapat menerima, lantaran itu merupakan kemampuan dalam APBD.

‘’Maka pilihlah mana yang paling prioritas. Untuk itu, kita harus punya niat yang sama dan kerja yang fokus dalam mewujudkannya,’’ ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan perbaikan dan revitalisasi perwajahan Kota Arga Makmur selalu dilakukan dari tahun ke tahun. Tujuannya, agar kota yang menjadi icon dari sebuah kabupaten dapat lebih bagus. Mulai dari keteraturan tata kota, Sumber Daya Manusia (SDM), serta infrastruktur dan sarana prasarana pendukung lainnya.

‘’Pembenahan dan perbaikan itu terus kita kerjakan. Apalagi Kota Arga Makmur dikenal sebagai kota yang asri, sejuk dan damai. Untuk itu, pembangunan yang ada di kota harus kita dukung bersama-sama,’’ terangnya.
Sebelumnya, Camat Kota Arga Makmur, Sri Dasa Utama SIP mengharapkan hingga akhir 2018 ini, tidak ada lagi jalan lingkungan di Kecamatan Kota Arga Makmur yang masih tanah kuning. Artinya, seluruh jalan itu sudah dapat diaspal hotmix.

‘’Seluruh jalan lingkungan di Kota Arga Makmur, hingga akhir 2018 ini sudah hotmix. Jadi, tidak ada lagi jalan yang tanah kuning,’’ tuturnya.

Ia juga menyebutkan untuk mempercantik kota secara bertahap telah dilakukan. Mulai dari, perbaikan taman kota, alun-alun, tugu amanah, bundaran dan lainnya.

‘’Di Kecamatan Arga Makmur terdapat 14 desa dan kelurahan. Perbaikan-perbaikan terus kita usulkan agar dapat terlaksana,’’ pungkasnya.(816)