Usul Senjata Bius Ternak Liar

ASRI/BE
GUNAKAN: Untuk menangkap ternak, Satpol PP hanya menggunakan tali.

KOTA MANNA, BE – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bengkulu Selatan (BS) Erwin Muchsin SSos mengatakan, saat ini Satpol PP kesulitan menangkap ternak berkeliaran. Sebab, kekurangan peralatan. Untuk memudahkan penangkap ternak berkeliaran, Satpol mengusulkan pengadaan senjata pembius hewan ternak.

“Kita mengusulkan agar ada pembelian senjata pembius hewan ternak,” katanya.

Dikatakan Erwin, dengan senjata tersebut, maka hewan yang berkeliaran di jalan raya atau di fasilitas umum dan di pemukiman penduduk mudah ditangkap. Selama ini penangkapan hanya menggunakan tali. Terkadang ternak yang hendak ditangkap tersebut saat didekati langsung kabur. Satpol pun gagal menangkap ternak yang berkeliaran tersebut.

“Dengan senjata pembius itu, ternak yang berkeliaran dapat lebih mudah ditangkap,” ujarnya.

Kepala Satpol PP berharap usulan tersebut dapat disetujui. itu Dengan adanya senjata pembius, maka para peternak juga diharapkan dapat mengandangkan ternaknya. Dengan begitu ke depan tidak ada lagi ternak yang berkeliaran di jalan raya, hingga di pemukiman warga.

“Saya juga mengimbau warga dapat mengkandangkan ternaknya,” imbau Erwin.

Erwin menjelaskan, dengan ternak berkeliaran, tidak hanya menyebabkan kecelakaan di jalan raya, kotorannya juga menganggu keindahan. Bahkan ternak yang berkeliaran merupakan hama bagi tanaman warga. Sebab akan merusak tanaman.

“Kita akan terus berupaya menertibkan ternak yang berkeliaran,” tutup Erwin. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*