Usul Pembatas Jalan Titik Rawan Lakalantas

1. Bakti/Bengkulu Ekspress WASPADA : Tikungan tajam pada ruas jalan dari Desa Karang Tinggi menuju pusat parkantoran Pemda Benteng di Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, membutuhkan pembatas jalan, Minggu (4/8).

BENTENG, Bengkulu Ekspress– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), saat ini sedang melakukan penelusuran titik rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Fokus pendataan ruas jalan kabupaten yang saat ini baru selesai dibangun atau mengalami peningkatan status. Dishub pun mengusulkan pemasangan pembatas jalan di titik rawan lakalantas yang terdata.

“Dalam waktu dekat, kami menerjunkan tim untuk data potensi rawan kecelakaan,” kata Kepala Dishub Kabupaten Benteng Durani Usman SIP MM kepada Bengkulu Ekspress.

Lebih lanjut, Durani menyampaikan, salah satu yang menjadi prioritas adalah akses jalan dari Desa Karang Tinggi menuju pusat perkantoran Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi. Sebab, ruas jalan yang sudah tampak mulus tersebut banyak ditemukan jurang terjal yang berbahaya. Jika terperosok, para pengguna kendaraan akan akan langsung masuk kedalam jurang atau perkebunan milik warga.

“Yang paling mengkhawatirkan jurang yang terdapat di tepi jalan menikung. Inilah yang harus mendapat perhatian khusus,” tambah Durani.

Lebih lanjut, Durani menjelaskan, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengantasipasi kecelakaan adalah dengan memasang pembatas jalan atau guadril yang terbuat dari besi baja yang terpasang secara permanen di tepi jalan. Saat malam hari, terangnya, guadril jalan juga akan terlihat jelas karena terdapat indikator atau rambu-rambu dengan warna terang dan menyala.

“Pada 2019 ini, kami sudah memasang guadril pada jalan dua jalur pusat Perkantoran Pemda Benteng. Posisinya berada di tikungan tajam tepat depan taman wisata. Kami harap usulan pemasangan guadril jalan kembali diakomodir agar pengguna kendaraan senantiasa berhati-hati. Baik siang ataupun malam hari,” demikian Durani.(135)